Polda Banten Siap Tindak Pengibar Bendera One Piece saat HUT RI ke-80

Selasa, 5 Agustus 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki saat memberikan pernyataan tegas terkait larangan pengibaran bendera bajak laut One Piece dalam peringatan HUT RI ke-80. (Foto: Istimewa)

Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki saat memberikan pernyataan tegas terkait larangan pengibaran bendera bajak laut One Piece dalam peringatan HUT RI ke-80. (Foto: Istimewa)

BANTEN, ONLINEWS.CO.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menegaskan tidak akan tinggal diam terhadap aksi warga yang nekat mengibarkan bendera bajak laut One Piece saat peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Polisi menilai aksi itu provokatif dan mencoreng makna kemerdekaan.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Hengki angkat suara dan mengingatkan masyarakat agar menjunjung tinggi simbol negara. Ia menegaskan, hanya bendera Merah Putih yang layak berkibar saat peringatan Hari Kemerdekaan.

“Kalau ada yang terbukti melanggar dan tidak mengibarkan Merah Putih, tentu akan kami tindak tegas,” tegas Hengki di Tangerang, Sabtu (2/8/2025).

Ia menyebut pengibaran bendera bajak laut seperti Jolly Roger One Piece sebagai tindakan tidak pantas, terutama saat momen sakral kenegaraan. Ia juga menilai aksi itu bisa memicu polemik dan melecehkan perjuangan para pahlawan.

Baca Juga :  Dua Kurir Narkoba Ditangkap di Medan, Bareskrim Sita 4.000 Butir Happy Five

“Kita harus bersyukur atas perjuangan para pendahulu yang mempertahankan kemerdekaan dengan jiwa dan raga,” ujarnya.

Hengki mengimbau seluruh warga di Banten agar menunjukkan nasionalisme sejati dengan mengibarkan bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapannya semua warga mengibarkan Merah Putih, bukan bendera fiksi,” kata Hengki.

Tak Ada Bendera One Piece di Banten

Wakapolda memastikan, hingga saat ini situasi keamanan di wilayah hukum Polda Banten tetap aman dan kondusif. Ia menegaskan belum ditemukan warga yang nekat mengibarkan bendera bajak laut tersebut.

“Di Banten tidak ada (pengibaran bendera One Piece). Semua warga mengibarkan Merah Putih,” katanya.

Publik ramai memperbincangkan isu pengibaran bendera bajak laut dari serial One Piece menjelang HUT ke-80 RI. Sejumlah laporan menyebut ada masyarakat yang justru lebih antusias mencari bendera bajak laut ketimbang bendera Merah Putih.

Baca Juga :  Polwan Polres Metro Bekasi Kota Gelar Bakti Religi Sambut HUT ke-77

Padahal, One Piece adalah manga Jepang karya Eiichiro Oda yang menceritakan petualangan Monkey D. Luffy dan kru bajak lautnya.

Di satu sisi, masyarakat mungkin mempopulerkan simbol bajak laut sebagai lambang impian dan kebebasan, namun di sisi lain, pemerintah tetap tak layak menggunakannya dalam upacara kenegaraan.

“Simbol bajak laut sebagai lambang impian dan kebebasan, namun pemerintah tetap tak layak menggunakannya dalam upacara kenegaraan,” katanya.

Ekspresi Tidak Melampaui Batas

Sementara itu, Polda Banten mengingatkan bahwa ekspresi kecintaan terhadap budaya pop seharusnya tidak melampaui batas norma sosial dan hukum, terlebih dalam momen nasional seperti Hari Kemerdekaan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Framing Begal Tak Cukup Dibantah, Polda Metro Harus Jawab dengan Patroli dan Kinerja Nyata
Tragedi Genset Masjid di Tanah Datar, 2 Remaja Meninggal Keracunan CO
Peluru Jatuh di Rumah Warga Ciracas Saat Nonton TV, Ini Penjelasan Polisi
BMKG Ungkap Super El Nino 2026 Picu Kemarau Panjang di Indonesia
Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026
Viral Keributan di Jaklingko, Polisi Ungkap Pelaku Pernah Dirawat di RSJ
Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Berkedok Kencan di Tangerang
Wanita Ditemukan Tewas di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Polisi Ungkap Dugaan Curas

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:58 WIB

Framing Begal Tak Cukup Dibantah, Polda Metro Harus Jawab dengan Patroli dan Kinerja Nyata

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:47 WIB

Tragedi Genset Masjid di Tanah Datar, 2 Remaja Meninggal Keracunan CO

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Peluru Jatuh di Rumah Warga Ciracas Saat Nonton TV, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:06 WIB

BMKG Ungkap Super El Nino 2026 Picu Kemarau Panjang di Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:54 WIB

Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026

Berita Terbaru

Abdul Mu’ti Pastikan Guru Non-ASN Tidak Dilarang Mengajar. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:54 WIB