Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Hujan Ringan – Potensi Petir dan Angin Kencang

Minggu, 16 November 2025 - 05:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, hujan mengguyur kawasan Jakarta saat aktivitas warga.
(Posnews/(iSock)

Ilustrasi, hujan mengguyur kawasan Jakarta saat aktivitas warga. (Posnews/(iSock)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan rilis menyarankan warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) untuk waspada pada Minggu, 16 November 2025.

BMKG memprediksi kondisi cuaca diperkirakan cukup dinamis dengan potensi hujan ringan hingga sedang, disertai kilat dan angin kencang di beberapa wilayah.

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Jabodetabek akan mengalami hujan ringan sejak pagi hingga siang hari.

Khususnya di Jakarta Timur, hujan diprediksi meningkat ke kategori ringan-sedang dan berpotensi disertai petir serta hembusan angin.

Sementara itu, wilayah Bogor memiliki kemungkinan hujan lebih lebat dibanding zona lain, sehingga risiko genangan dan aliran air meningkat.

Menurut BMKG, aktivitas gelombang atmosfer dan sirkulasi siklonik menjadi faktor utama terbentuknya awan konvektif.

Baca Juga :  81 Tahanan KPK Rayakan Lebaran, Kunjungan dan Hantaran Dibuka Terbatas

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi atmosfer lokal yang relatif labil memperbesar peluang hujan disertai petir atau angin kencang di Jabodetabek.

BMKG mencatat suhu udara hari ini bervariasi antara 24-33 derajat Celcius, kecuali di Bogor yang berkisar 20-30 derajat Celcius. Angin permukaan hari ini diprediksi berhembus dari barat daya ke barat sekencang 10-45 kilometer per jam.

Imbas untuk Warga dan Aktivitas Sehari-hari

Warga Jabodetabek disarankan untuk:

  • Membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya siang hari.
  • Menghindari lokasi terbuka ketika hujan disertai petir, serta menjauhi pohon besar atau bangunan rapuh yang berpotensi roboh.
  • Menjaga kebersihan saluran air di rumah atau lingkungan agar risiko genangan berkurang.
  • Memantau update cuaca melalui kanal resmi BMKG atau aplikasi InfoBMKG agar siap menghadapi peringatan dini.
Baca Juga :  Gus Yahya Tegas di Musyawarah Kubro NU, Siap Ditabayun - Tunggu Rais Aam

Catatan Khusus untuk Pengguna Jalan

Bagi pengendara kendaraan pribadi maupun umum, hujan dapat memperlambat arus lalu lintas dan mengurangi visibilitas. Angin kencang juga berisiko menggoyang kendaraan ringan. BMKG menyarankan:

  • Mengemudi dengan kecepatan lebih rendah.
  • Menjaga jarak aman antar kendaraan.
  • Menyalakan lampu kendaraan untuk meningkatkan keamanan.

Dengan memperhatikan langkah-langkah pencegahan ini, warga Jabodetabek bisa tetap aman dan nyaman meski cuaca berubah dinamis. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global
Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:30 WIB

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terbaru

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB

Membongkar narasi perang. Perspektif Keamanan Kritis mengungkap bagaimana konstruksi maskulinitas militeristik mendominasi kebijakan luar negeri dan sering kali mengabaikan kerentanan nyata perempuan di wilayah konflik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:30 WIB