Polres Jakut Bantu Keluarga Siswa Korban Air Keras, Kapolres: Ini Bentuk Kepedulian Kami

Selasa, 5 Agustus 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolsek Tanjung Priok AKP Hariyanto menyerahkan santunan kepada ibu korban air keras di RSCM, Senin malam (4/8/2025).

Wakapolsek Tanjung Priok AKP Hariyanto menyerahkan santunan kepada ibu korban air keras di RSCM, Senin malam (4/8/2025).

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID Polres Metro Jakarta Utara menunjukkan kepeduliannya terhadap korban penyiraman air keras yang dilakukan oleh sesama pelajar. Keluarga korban, AP (17), mendapat santunan langsung dari Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz, untuk meringankan biaya perawatan.

Bantuan itu disalurkan melalui Wakapolsek Tanjung Priok, AKP Hariyanto, pada Senin (4/8/2025) malam di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), tempat korban dirawat.

Santunan sudah kami serahkan langsung ke ibu korban, Karsuaningsih, di RSCM,” ungkap AKP Hariyanto kepada wartawan, Selasa (5/8/2025).

Baca Juga :  Kapolri Ajak Masyarakat Dukung Langkah Prabowo Jaga Perdamaian Dunia

Pelaku Sudah Jadi Tersangka

Hariyanto menegaskan, penyiraman air keras dilakukan oleh empat pelajar yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Aksi brutal mereka menyebabkan AP mengalami luka bakar serius.

Kondisi korban mulai membaik, tapi masih dirawat intensif oleh tim medis,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakapolsek Tanjung Priok AKP Hariyanto melihat kondisi korban di RSCM Jakpus

Wakapolsek Tanjung Priok AKP Hariyanto melihat kondisi korban di RSCM Jakpus

Ibu Korban Ucapkan Terima Kasih

Baca Juga :  Reddit Lawan Balik: Gugat Larangan Medsos Australia di Pengadilan Tinggi

Ibu korban, Karsuaningsih, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari pihak kepolisian. Ia juga menyebut bahwa polisi telah menjenguk langsung putranya di rumah sakit.

Terima kasih banyak kepada pihak kepolisian yang sudah peduli dan hadir membantu kami,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Penyelidikan kasus ini masih berlanjut. Polisi menegaskan akan menindak tegas pelaku kekerasan, termasuk jika dilakukan oleh pelajar. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag
Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran
Pertemuan 2 Jam Prabowo–Megawati di Istana, Bahas Politik dan Geopolitik Global
Xi Jinping dan Berdimuhamedov Pererat Kemitraan Strategis China-Turkmenistan
IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk
Komnas HAM Panggil Panglima TNI Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Sidang Panas DHS: Markwayne Mullin Berdebat dengan Rand Paul dan Ubah Visi ICE
Kiamat Energi Teluk: Serangan Lapangan Gas Pars dan Rudal Iran ke Qatar-Saudi

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:34 WIB

Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:00 WIB

Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:53 WIB

Pertemuan 2 Jam Prabowo–Megawati di Istana, Bahas Politik dan Geopolitik Global

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:30 WIB

Xi Jinping dan Berdimuhamedov Pererat Kemitraan Strategis China-Turkmenistan

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:00 WIB

IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk

Berita Terbaru

Misi kemanusiaan di zona merah. Badan pelayaran PBB mengusulkan pembentukan koridor maritim aman guna mengevakuasi 20.000 pelaut dan ratusan kapal yang terjebak blokade Iran di Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk

Kamis, 19 Mar 2026 - 18:00 WIB