Tapanuli Tengah Darurat: 34 Tewas, 33 Hilang, Ribuan Warga Masih Terisolasi

Jumat, 28 November 2025 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi korban banjir dan longsor di Tapanuli Tengah Sumatera Utara. (Posnews/BPBD)

Petugas mengevakuasi korban banjir dan longsor di Tapanuli Tengah Sumatera Utara. (Posnews/BPBD)

TAPANULI TENGAH, POSNEWS.CO.ID — Bencana longsor dan banjir melanda 20 kecamatan di Tapanuli Tengah. Tim SAR gabungan masih berusaha mencari korban yang hilang termasuk mengevakuasi warga yang terisolasi.

Hingga Jumat (28/11/2025) Pemda mencatat 34 warga tewas, 33 hilang, dan ribuan keluarga masih terjebak menunggu evakuasi.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menegaskan pemkab sudah menyiapkan status tanggap darurat serta mengajukan bantuan pangan untuk dapur umum dan posko pengungsian.

Baca Juga :  Tekan Awan Hujan, BPBD DKI Kerahkan Pesawat TNI AU Modifikasi Cuaca - 1,6 Ton Garam Disemai

Saat ini, 347 warga mengungsi di GOR Pandan, terdiri dari pria, perempuan, anak-anak, bayi, dan lansia. Sejumlah lokasi lain juga digunakan sebagai tempat pengungsian.

Namun, ribuan warga belum bisa dievakuasi karena akses jalan terputus. Wilayah yang masih terisolasi antara lain Kelurahan Hutanabolon, Desa Saormanggita, Desa Kalangan II, serta kawasan SMP Satu Atap Tukka, Huraba, dan Tapian Nauli.

Baca Juga :  Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro, 9 Orang Tewas dan 5 Masih Hilang

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Desa Haloban Bair, 35 KK mengungsi, sementara 7 warga tetap bertahan di rumah.

Masinton memastikan enam korban meninggal sudah diserahkan kepada keluarga.

Para korban yakni Roberta Sigalingging (48), Radiv Pradivta Halawa (6), Rahmad Riadi Sitompul (34), Agus Tonni Sinaga (59), Mariati Pohan (80), dan Wardah Pasaribu (55). Dua korban lainnya masih menunggu proses serah terima. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar
Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan
Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap
Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari
Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:23 WIB

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:50 WIB

Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Berita Terbaru