Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro, 9 Orang Tewas dan 5 Masih Hilang

Senin, 5 Januari 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Bandang Dini Hari di Kepulauan Sitaro, Puluhan Luka dan Ratusan Mengungsi.(Posnews/Ist)

Banjir Bandang Dini Hari di Kepulauan Sitaro, Puluhan Luka dan Ratusan Mengungsi.(Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan 9 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang menerjang Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Senin (5/1/2026) dini hari.

Bencana terjadi sekitar pukul 02.30 Wita usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam durasi cukup lama.

Akibat terjangan banjir bandang, tiga kecamatan terdampak parah, yakni Siau Timur, Siau Timur Selatan, dan Siau Barat.

Aliran air bercampur lumpur dan bebatuan menerobos permukiman warga hingga menutup akses jalan utama.

Berdasarkan visual yang diterima BNPB, material lumpur dan batu menumpuk di jalanan serta masuk ke rumah-rumah warga, menyebabkan kerusakan signifikan.

Baca Juga :  Jabodetabek Hari Ini Hujan Ringan, Waspadai Petir dan Angin Kencang

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, banjir mulai surut pada Senin siang.

Namun demikian, aliran listrik dan jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah terdampak masih terputus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Data sementara dari tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Sitaro mencatat sembilan orang meninggal dunia, lima orang masih dalam pencarian, 17 warga luka-luka, serta 102 jiwa mengungsi di Gedung GMIST Bethbara,” ujar Abdul Muhari.

Selain korban jiwa, lima unit rumah dilaporkan hanyut atau hilang, sementara kerusakan lainnya masih terus didata petugas di lapangan.

Baca Juga :  Pramono Anung Ingatkan Dishub, Perbaikan Tol Semanggi di Hari Libur Bukan Jam Sibuk

Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi dan pencarian korban hilang, dengan fokus pada wilayah terdampak terparah.

BNPB mengakui, proses mobilisasi bantuan menghadapi kendala. Jadwal penyeberangan kapal menuju Kepulauan Sitaro harus disesuaikan, sehingga memengaruhi distribusi logistik dan pergerakan personel.

BNPB bersama pemerintah daerah terus mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di wilayah Sulawesi Utara.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putin Kunjungi China Rayakan 25 Tahun Perjanjian Persahabatan
Bandar Sabu Aek Kanopan Masuk DPO BNN, Wawan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba Labura
Polres Jakut Bongkar 8 Kasus Curanmor dan Curas, Komplotan Ngaku Polisi Narkoba Ditangkap
WHO Tetapkan Wabah Ebola di DRC sebagai Darurat Internasional
Trump Tunda Serangan ke Iran Saat Teheran Perketat Cengkeraman di Hormuz
Rumania: INSP Pastikan Bukan Strain Andes dari Kapal Pesiar
Bareskrim Tahan AKP Deky Jonathan Sasiang, Kasus Narkoba Kutai Barat Terus Dikembangkan
Putin dan Xi Jinping Perkuat Kemitraan Strategis di Hari Jadi ke-25

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:24 WIB

Putin Kunjungi China Rayakan 25 Tahun Perjanjian Persahabatan

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:23 WIB

Bandar Sabu Aek Kanopan Masuk DPO BNN, Wawan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba Labura

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:55 WIB

Polres Jakut Bongkar 8 Kasus Curanmor dan Curas, Komplotan Ngaku Polisi Narkoba Ditangkap

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:22 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di DRC sebagai Darurat Internasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:19 WIB

Trump Tunda Serangan ke Iran Saat Teheran Perketat Cengkeraman di Hormuz

Berita Terbaru

Kemitraan strategis tanpa batas. Presiden Vladimir Putin memulai kunjungan dua hari ke China untuk mempererat hubungan ekonomi dan politik dengan Presiden Xi Jinping, menandai perayaan seperempat abad traktat persahabatan kedua negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Putin Kunjungi China Rayakan 25 Tahun Perjanjian Persahabatan

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:24 WIB

Situasi darurat global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat kesehatan masyarakat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

WHO Tetapkan Wabah Ebola di DRC sebagai Darurat Internasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:22 WIB