Polda Metro Bongkar Amunisi Ilegal di Jakbar, OA Ditangkap Bersama Ratusan Peluru

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti ratusan amunisi ilegal berbagai kaliber hasil penangkapan tersangka OA di Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

Polisi Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti ratusan amunisi ilegal berbagai kaliber hasil penangkapan tersangka OA di Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya membongkar kasus kepemilikan ratusan amunisi ilegal di Jakarta Barat.

Tim Opsnal Unit 1 Subdit Umum/Jatanras menangkap tersangka OA (55) setelah pengembangan kasus sebelumnya yang melibatkan RS.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memaparkan, penangkapan OA bermula dari pengakuan RS yang menyebut memperoleh amunisi dari tersangka tersebut.

“Penindakan akan kami lakukan secara tegas dan terukur,” tegas Budi, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga :  Kasus PRT Tewas di Benhil Diusut, Dugaan Penyekapan dan Perdagangan Orang Mencuat

Setelah itu, tim bergerak cepat menuju kontrakan OA pada Rabu (26/11) sekitar pukul 21.30 WIB. Dari penggeledahan, polisi menyita ratusan butir amunisi berbagai kaliber—mulai 9 mm, 22 mm, hingga 45 mm.

Petugas juga mengamankan 17 magazine senjata api, 3 magazine airsoft, satu buku senpi, dan dua boks sparepart pistol. Seluruh barang bukti langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga :  Penggerebekan Apartemen di Tangerang: Pria Simpan Sabu, Ekstasi, Ketamin dan Pistol Rakitan

Budi menegaskan, pengungkapan ini membuktikan komitmen Polda Metro Jaya memberantas peredaran senjata dan amunisi ilegal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang mencoba mengedarkan amunisi atau senjata api tanpa izin,” ujarnya.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran senjata api melalui call center Polri 110 yang beroperasi 24 jam dan bebas biaya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB