Salah Serang Balik Liverpool, Isyaratkan Hengkang Januari

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pecah kongsi di Anfield! Mohamed Salah tuduh Liverpool menjadikannya kambing hitam. Sang Raja Mesir isyaratkan laga lawan Brighton jadi yang terakhir. Dok: Istimewa.

Pecah kongsi di Anfield! Mohamed Salah tuduh Liverpool menjadikannya kambing hitam. Sang Raja Mesir isyaratkan laga lawan Brighton jadi yang terakhir. Dok: Istimewa.

LEEDS, POSNEWS.CO.ID – Awan mendung menyelimuti ruang ganti Liverpool. Bukan karena hasil imbang 3-3 melawan Leeds United, melainkan karena ledakan amarah dari bintang utama mereka, Mohamed Salah.

Pemain asal Mesir itu akhirnya buka suara dengan nada tinggi. Ia menuduh Liverpool telah menjadikannya kambing hitam atas performa buruk tim musim ini.

Salah merasa pihak klub sengaja “melemparnya ke bawah bus” (threw him under the bus). Pemicunya, manajer Arne Slot kembali mencadangkannya selama 90 menit penuh di Elland Road. Tercatat, ini adalah kali ketiga secara beruntun Salah tersingkir dari starting lineup.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka Ingin Menyalahkan Saya”

Salah tidak menahan diri dalam wawancara pasca-laga. “Saya tidak percaya saya duduk di bangku cadangan selama 90 menit,” ujarnya dengan kecewa berat.

Baca Juga :  Tandukan Van Dijk Bawa Kemenangan: Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland

Menurutnya, ada skenario yang menyudutkan posisinya. “Rasanya klub telah melempar saya ke bawah bus. Jelas sekali, seseorang ingin menimpakan semua kesalahan kepada saya,” tuduh Salah tanpa menyebut nama spesifik.

Sang penyerang merasa sakit hati karena loyalitasnya seolah tak berharga. Padahal, ia baru saja menyepakati perpanjangan kontrak dua tahun pada musim semi lalu.

Hubungan dengan Manajer Putus

Konflik ini membuka tabir keretakan hubungan antara Salah dan manajer. Dulu, Salah sering mengatakan hubungannya dengan sang pelatih baik-baik saja.

Kini, realitas berkata lain. “Tiba-tiba, kami tidak punya hubungan apa pun,” ungkap Salah blak-blakan. Ia merasa ada sentimen pribadi yang membuatnya tersingkir dari skuad utama.

Salah juga membandingkan nasibnya dengan Harry Kane. Pasalnya, saat Kane puasa gol, media tetap mendukungnya. Sebaliknya, saat Salah performanya menurun sedikit, semua pihak langsung menuntutnya duduk di bangku cadangan.

Baca Juga :  BNPB Update Banjir dan Longsor Sumatera: 1.178 Orang Tewas, Ratusan Ribu Mengungsi

Laga Terakhir Lawan Brighton?

Pernyataan paling mengejutkan muncul terkait masa depannya. Salah memberikan isyarat kuat bahwa ia mungkin akan meninggalkan Anfield pada bursa transfer Januari.

Ia menyebut laga kandang melawan Brighton pekan depan bisa menjadi momen perpisahan. Setelah itu, ia akan terbang membela Mesir di Piala Afrika.

“Kemarin saya bilang ke ibu saya: ‘Datanglah ke pertandingan Brighton. Saya akan menikmati pertandingan itu karena saya tidak tahu apa yang akan terjadi sekarang’,” tuturnya emosional.

Bahkan, saat wartawan bertanya apakah itu akan menjadi laga terakhirnya untuk Liverpool, Salah menjawab dengan dingin. “Di sepak bola, Anda tidak pernah tahu. Saya tidak menerima situasi ini.”

Pada akhirnya, Liverpool kini berada di ambang krisis besar. Mereka berpotensi kehilangan mesin gol terbaiknya di tengah musim yang sulit. Drama ini tampaknya akan terus memanas hingga jendela transfer dibuka.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: The Guardian

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin
Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy
Pengunjuk Rasa Gempur Polisi Jelang Pembukaan KTT G7
Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC
Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang
Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45 WIB

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:08 WIB

Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:37 WIB

Pengunjuk Rasa Gempur Polisi Jelang Pembukaan KTT G7

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:10 WIB

Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB

Peringatan keamanan di Pasifik. Laporan terbaru Lowy Institute memperingatkan lompatan ancaman militer Tiongkok terhadap Australia lewat taktik siber dan potensi pangkalan militer baru. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:45 WIB

Penertiban armada bayangan Rusia. Pasukan Komando Marinir Inggris menggelar operasi boarding untuk menahan tanker minyak Smyrtos di Selat Inggris. Dok: UK MOD Crown/LPhot Hutchins/Handout via REUTERS

INTERNASIONAL

Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:08 WIB