Ayu Puspita Dewi dan Pegawainya di Tahan, Uang Klien Digunakan Liburan ke luar negeri

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan Ayu Puspita dan pegawainya di Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan WO. (Posnews/PMJ)

Polisi mengamankan Ayu Puspita dan pegawainya di Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan WO. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi terus mendalami pihak lain yang terlibat kasus penipuan Wedding Organizer (WO) PT Ayu Puspita Sejahtera. Polisi mengungkap fakta mengejutkan bahwa uang klien digunakan untuk kepentingan pribadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ayu Puspita Dewi dan pegawainya, Dimas Haryo Puspo, diduga menggelapkan uang calon pengantin untuk kepentingan pribadi, termasuk cicilan rumah, utang, dan biaya perjalanan ke luar negeri.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menegaskan penyidikan menemukan motif ekonomi di balik aksi penipuan.

“Tersangka memakai uang korban untuk kepentingan pribadi, termasuk cicilan rumah, utang, dan perjalanan ke luar negeri,” ujar Iman, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga :  Banjir Jakarta Malam Ini: 59 RT dan 30 Ruas Jalan Tergenang - BPBD Imbau Warga Waspada

Polisi menahan Ayu dan Dimas sebagai tersangka dan menjerat keduanya dengan Pasal 372 serta 378 KUHP tentang penggelapan dan penipuan, dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.

“Setelah mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi, kami menetapkan tersangka. Selanjutnya, mereka menawarkan paket pernikahan, tetapi menggunakan dana korban untuk kepentingan pribadi.”

Polda Metro Jaya membuka kemungkinan tersangka tambahan. “Jika ditemukan fakta baru, penyidik akan menindaklanjuti dan menetapkan tersangka lain,” tegas Iman.

Baca Juga :  Vila Megah Eks Dirut Sritex Disita Kejagung, Nilainya Fantastis Rp20 Miliar

Hingga kini, polisi menerima 199 pengaduan masyarakat dan 8 laporan resmi, total 207 laporan terkait WO Ayu Puspita.

Posko pengaduan tetap dibuka untuk memudahkan calon pengantin melapor.

“Meski tersangka ditahan, layanan pengaduan tetap aktif melalui posko, call center 110 Polri, dan Instagram Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” tambah Iman.

Polisi memastikan proses hukum berjalan transparan, tegas, dan profesional. Masyarakat yang menjadi korban diminta segera melapor agar kasus ini ditangani tuntas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya
BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir
Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59 WIB

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Berita Terbaru