Ayu Puspita Dewi dan Pegawainya di Tahan, Uang Klien Digunakan Liburan ke luar negeri

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan Ayu Puspita dan pegawainya di Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan WO. (Posnews/PMJ)

Polisi mengamankan Ayu Puspita dan pegawainya di Polda Metro Jaya terkait kasus penipuan WO. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi terus mendalami pihak lain yang terlibat kasus penipuan Wedding Organizer (WO) PT Ayu Puspita Sejahtera. Polisi mengungkap fakta mengejutkan bahwa uang klien digunakan untuk kepentingan pribadi.

Ayu Puspita Dewi dan pegawainya, Dimas Haryo Puspo, diduga menggelapkan uang calon pengantin untuk kepentingan pribadi, termasuk cicilan rumah, utang, dan biaya perjalanan ke luar negeri.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menegaskan penyidikan menemukan motif ekonomi di balik aksi penipuan.

“Tersangka memakai uang korban untuk kepentingan pribadi, termasuk cicilan rumah, utang, dan perjalanan ke luar negeri,” ujar Iman, Sabtu (13/12/2025).

Baca Juga :  Cuaca Hari Ini Sabtu 7 Maret 2026: Hujan Mengguyur Sejak Siang, Waspada Angin Kencang

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi menahan Ayu dan Dimas sebagai tersangka dan menjerat keduanya dengan Pasal 372 serta 378 KUHP tentang penggelapan dan penipuan, dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.

“Setelah mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi, kami menetapkan tersangka. Selanjutnya, mereka menawarkan paket pernikahan, tetapi menggunakan dana korban untuk kepentingan pribadi.”

Polda Metro Jaya membuka kemungkinan tersangka tambahan. “Jika ditemukan fakta baru, penyidik akan menindaklanjuti dan menetapkan tersangka lain,” tegas Iman.

Baca Juga :  Hakim PN Jaksel Tolak Praperadilan Direktur Lokataru Delpedro Marhaen

Hingga kini, polisi menerima 199 pengaduan masyarakat dan 8 laporan resmi, total 207 laporan terkait WO Ayu Puspita.

Posko pengaduan tetap dibuka untuk memudahkan calon pengantin melapor.

“Meski tersangka ditahan, layanan pengaduan tetap aktif melalui posko, call center 110 Polri, dan Instagram Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” tambah Iman.

Polisi memastikan proses hukum berjalan transparan, tegas, dan profesional. Masyarakat yang menjadi korban diminta segera melapor agar kasus ini ditangani tuntas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB