Akhir Pekan Tersangka Banjir Sumut Akan Ditangkap, Polisi Amankan Alat Bukti Berat

Senin, 15 Desember 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gelondongan kayu menumpuk di Desa Garoga usai banjir bandang yang menghancurkan permukiman. (Posnews/Ist)

Gelondongan kayu menumpuk di Desa Garoga usai banjir bandang yang menghancurkan permukiman. (Posnews/Ist)

SUMATERA UTARA, POSNEWS.CO.ID Publik menunggu hasil kerja Polri untuk mengungkap siapa dalang di balik banjir bandang yang menerjang Sumatera Utara (Sumut).

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengumumkan tersangka akan keluar akhir pekan ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Brigjen Pol Moh. Irhamni, Direktur Tipidter, menegaskan, pihaknya memastikan saksi dan alat bukti kuat sebelum menahan pelaku.

Baik individu maupun korporasi yang bertanggung jawab akan dimintai pertanggungjawaban pidana,” ujar Irhamni, Senin (15/12/2025).

Baca Juga :  7 Siswa SD di Bogor Keracunan MBG, Menu Ayam Asam Manis Jadi Sorotan

Penyidikan berlangsung di DAS Garoga, Tapanuli Selatan, hingga Sungai Anggoli, Tapanuli Tengah. Hasil olah TKP menunjukkan kayu gelondongan mayoritas berasal dari PT TBS. Tim telah memeriksa 16 pegawai perusahaan itu.

Tim Dittipidter juga mengambil 27 sampel kayu. Jenis dominan berupa karet, ketapang, durian, dan lainnya.

Kayu dikategorikan oleh ahli, mulai dari hasil gergajian, dicabut bersama akar dengan alat berat, longsor, hingga pengangkutan menggunakan loader.

Baca Juga :  ART Gasak Emas Majikan 56,5 Gram Senilai Rp112 Juta di Binjai, Digulung Polisi

Tak hanya kayu, polisi mengamankan dua ekskavator dan satu buldoser. Alat berat ini diperiksa identitas operator, pemilik, dan aktivitasnya saat bencana.

Brigjen Irhamni menegaskan, proses hukum akan menjerat pelaku hingga ke akar. “Tidak ada ruang aman bagi pihak yang merusak lingkungan dan memicu bencana,” katanya.

Bareskrim Polri memastikan pengungkapan kasus ini akan menimbulkan efek jera bagi pelaku pengrusakan lingkungan di Sumatera. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo
Gara-Gara Cewek, Duel Celurit di Jakarta Utara Tewaskan Remaja 16 Tahun
90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga
Bareskrim Tangkap Frans Antony di Malaysia, Pengendali Uang Narkoba Fredy Pratama
Kecanduan Judi Online, Karyawan Baru Konveksi di Tambora Gasak Bahan Produksi
Emas 500 Gram Raib di Menteng, Polisi Tangkap Pelaku Perampokan
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas
Kuasa Hukum Protes Keras Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:13 WIB

Gara-Gara Cewek, Duel Celurit di Jakarta Utara Tewaskan Remaja 16 Tahun

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:06 WIB

90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:02 WIB

Bareskrim Tangkap Frans Antony di Malaysia, Pengendali Uang Narkoba Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:50 WIB

Kecanduan Judi Online, Karyawan Baru Konveksi di Tambora Gasak Bahan Produksi

Berita Terbaru

Penyelamatan darurat di Tokyo. Jago merah menghanguskan ruang musik Sekolah Takinogawa Dai-san, memaksa ratusan murid melarikan diri ke halaman sekolah. Dok: @takanyo VIA X/via REUTERS

INTERNASIONAL

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:56 WIB

Jaminan keadilan harga petani hulu. Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan memperketat pengawasan harga TBS guna melindungi kesejahteraan petani swadaya. Dok: Istimewa.

NASIONAL

90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:06 WIB