90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaminan keadilan harga petani hulu. Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan memperketat pengawasan harga TBS guna melindungi kesejahteraan petani swadaya. Dok: Istimewa.

Jaminan keadilan harga petani hulu. Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan memperketat pengawasan harga TBS guna melindungi kesejahteraan petani swadaya. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengonfirmasi keberhasilan penertiban tata niaga kelapa sawit nasional hulu. Sebanyak 90 persen pabrik kelapa sawit kini resmi menaikkan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) petani swadaya.

Amran menyampaikan laporan perkembangan positif tersebut melalui keterangan pers resmi di Jakarta pada Kamis kemarin. Menurutnya, angka kepatuhan pabrik kelapa sawit ini melonjak drastis daripada periode pencatatan sebelumnya.

Kepatuhan Melonjak Drastis

“Sebelumnya, hanya sekitar 80 hingga 85 persen perusahaan yang mematuhi ketentuan harga daerah,” ujar Amran. Namun, Kementerian Pertanian terus meluncurkan investigasi mendalam untuk menertibkan sisa perusahaan yang membandel saat ini.

Sinergi pengawasan ini melibatkan dukungan penuh dari Satgas Pangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di lapangan. Kolaborasi tersebut sukses memaksa pabrik kelapa sawit untuk menyesuaikan harga beli sesuai ketetapan pemerintah daerah.

Pemerintah menerapkan langkah intervensi ini setelah melihat penurunan tajam harga TBS di tingkat petani mandiri. Padahal, harga minyak sawit mentah (CPO) global sedang merangkak naik seiring penguatan mata uang dolar Amerika Serikat.

Penurunan Jumlah Perusahaan Nakal

Sebelum penertiban mulai, tim pengawas mendeteksi sekitar 270 perusahaan yang membeli TBS jauh di bawah harga pasar. Kini, jumlah pelanggar tersebut menyusut drastis menjadi hanya menyisakan sekitar 130 perusahaan saja di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Operasi TNI di Papua: Kelompok Bersenjata Kabur ke Hutan Usai Disergap

Kementan berkomitmen untuk menggelar pemantauan berkala guna menjamin kestabilan harga beli petani secara berkelanjutan. Langkah perlindungan hukum ini sangat penting untuk menyokong kehidupan sekitar 15 juta petani kelapa sawit nasional.

Pemerintah juga mengancam akan menjatuhkan sanksi administratif berat bagi setiap perusahaan yang nekat mengabaikan aturan. Pada akhirnya, pemerataan harga yang adil akan memperkuat kesejahteraan para petani sebagai tulang punggung industri sawit.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah
Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas
Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom
Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit
Indonesia dan Belarus Percepat Kerja Sama Industri
Ancaman El Niño 2026: Cuaca Kering Ekstrem Siap Memangkas
DPR RI Dikepung Mahasiswa Hari Ini, Tuntut Harga BBM dan Sembako Turun

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:13 WIB

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:27 WIB

Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:22 WIB

Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:39 WIB

Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit

Berita Terbaru

Misi rekonsiliasi dan perdamaian. Kaisar Jepang Naruhito menghadiri jamuan makan malam mewah bersama Raja Willem-Alexander di Amsterdam untuk mempererat persahabatan bilateral pascaperang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:13 WIB

Penyelamatan darurat di Tokyo. Jago merah menghanguskan ruang musik Sekolah Takinogawa Dai-san, memaksa ratusan murid melarikan diri ke halaman sekolah. Dok: @takanyo VIA X/via REUTERS

INTERNASIONAL

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:56 WIB