Aktivis Andrie Yunus Jalani Operasi Ketiga, Mata Kanan Bocor Parah dan Trauma Berat

Rabu, 1 April 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menjadi korban penyiraman air keras di Jakarta. (Posnews/MK)

Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menjadi korban penyiraman air keras di Jakarta. (Posnews/MK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kondisi aktivis KontraS, Andrie Yunus (27), masih kritis usai disiram air keras. Ia kini dirawat intensif di RSCM dengan luka berat di wajah dan mata.

Tim dokter menemukan kebocoran serius pada bola mata kanan. Karena itu, pasien langsung menjalani operasi ketiga pada 28 Maret 2026.

Manajer Humas RSCM, Yoga Nara, mengungkapkan kornea korban semakin menipis dan dinding bola mata mengalami kebocoran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokter kemudian menambal bola mata menggunakan jaringan dari tungkai pasien. Setelah itu, tim menutup mata dengan penjahitan kelopak untuk melindungi struktur bola mata.

Mata Ditutup 4 Bulan

Selanjutnya, dokter memutuskan menutup mata kanan sementara selama sekitar empat bulan. Tujuannya menjaga bentuk bola mata sebelum evaluasi lanjutan.

Baca Juga :  Pabrik Vape Narkoba di Apartemen Tangerang Digerebek, Ribuan Cartridge Disita

Di sisi lain, luka di tubuh mulai menunjukkan perbaikan. Kulit hasil cangkok di wajah, leher, dada, hingga lengan mulai menyatu.

Namun, dokter masih menemukan jaringan kulit mati di leher belakang. Tim medis akan membersihkannya dan melakukan cangkok lanjutan dalam waktu dekat.

Trauma Berat, Pendampingan Psikologis Diberikan

Meski fisik perlahan membaik, korban mengalami trauma berat. Karena itu, tim medis terus memberikan pendampingan psikologis agar kondisi mental tetap stabil.

Sementara itu, kasus penyerangan masuk babak serius. TNI menetapkan empat anggota BAIS sebagai tersangka.

Baca Juga :  Hujan Deras Bikin Tembok TPU Jeruk Purut Jebol, 12 Jasad Diangkat dan Dipindah

Kepala Pusat Penerangan TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menegaskan keempatnya telah ditahan sejak 18 Maret 2026 di Pomdam Jaya Guntur.

Mereka dijerat pasal penganiayaan dan kini menjalani proses hukum di peradilan militer.

Kasus Memanas, Publik Sorot Penegakan Hukum

Kasus ini memicu sorotan luas. Selain kondisi korban yang kritis, keterlibatan oknum aparat membuat publik menuntut pengusutan tuntas tanpa pandang bulu.

Kondisi Andrie Yunus masih kritis dengan luka serius di mata. Di saat bersamaan, proses hukum terhadap pelaku mulai berjalan. Publik kini menunggu keadilan ditegakkan hingga tuntas. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinyal Jakarta – Jabar Lumpuh, Sindikat Curi Modul BTS di Otaki dari Thailand
KPK Ungkap Biaya Politik Mahal Bisa Picu Korupsi, Dorong Pembatasan Dana Kampanye
Begal Sadis Serang Pria di Koja, Korban Dibacok dan Motornya Dibawa Kabur
Natalius Pigai Geram Namanya Dicatut, Hoaks Ajak Warga Belanja Rp1 Juta di Kopdes
Vape Narkoba Dijual Rp4 Juta per Pod, Jaringan di Apartemen Jatinegara Dibongkar
Emas 74 Kg dan Uang Miliaran Disita, Febrie Bantah Terima Rp50 Miliar
Pabrik Narkoba Beroperasi di Kawasan Elite PIK, WN Singapura Jadi “Koki”
Misteri Kematian Pria di Hotel Kuningan Mulai Terkuak, Polisi Ungkap Dugaan Motif

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:32 WIB

Sinyal Jakarta – Jabar Lumpuh, Sindikat Curi Modul BTS di Otaki dari Thailand

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:18 WIB

KPK Ungkap Biaya Politik Mahal Bisa Picu Korupsi, Dorong Pembatasan Dana Kampanye

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:55 WIB

Begal Sadis Serang Pria di Koja, Korban Dibacok dan Motornya Dibawa Kabur

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:02 WIB

Natalius Pigai Geram Namanya Dicatut, Hoaks Ajak Warga Belanja Rp1 Juta di Kopdes

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:04 WIB

Vape Narkoba Dijual Rp4 Juta per Pod, Jaringan di Apartemen Jatinegara Dibongkar

Berita Terbaru