Natalius Pigai Geram Namanya Dicatut, Hoaks Ajak Warga Belanja Rp1 Juta di Kopdes

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai (Posnews/Ist)

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai dibuat geram oleh kabar palsu yang mencatut namanya.

Ia membantah narasi yang beredar di media sosial bahwa dirinya meminta masyarakat berbelanja hingga Rp1 juta setiap bulan di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) demi mendongkrak omzet koperasi.

Pigai menegaskan, narasi tersebut bukan pernyataan resminya dan masuk kategori hoaks.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tegaskan, komentar resmi saya hanya ada di akun media sosial X milik saya saja,” ujar Pigai, Sabtu (18/7/2026).

Pigai Bantah Narasi Lain soal Koperasi Desa

Tak hanya soal ajakan belanja Rp1 juta, Pigai juga membantah narasi lain yang mengatasnamakan dirinya terkait pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Baca Juga :  DLH DKI Jakarta Angkut 79,29 Ton Sampah Pasca-HUT RI ke-80

Narasi tersebut menyebut pembangunan koperasi akan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari jejaring masyarakat adat, dukun, aktivis, jurnalis, hingga pejabat tinggi kementerian dan lembaga.

Pigai memastikan informasi itu bukan pernyataan resmi yang pernah ia sampaikan.

Ia bahkan menyayangkan sejumlah tokoh publik ikut menyebarkan narasi tersebut sehingga berpotensi membingungkan masyarakat.

Karena itu, Pigai meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang beredar tanpa sumber jelas.

“Jangan lagi percaya sumber tidak jelas,” tegasnya.

Komdigi Nyatakan Klaim Belanja Rp1 Juta sebagai Hoaks

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui kanal Aduan Konten juga mengklarifikasi narasi yang mengatasnamakan Pigai tersebut.

Baca Juga :  DLH DKI Jakarta Angkut 120 Meter Kubik Sampah Pasca Unjuk Rasa

Klaim bahwa Pigai meminta masyarakat berbelanja Rp1 juta per bulan di Koperasi Desa Merah Putih dinyatakan informasi palsu.

Unggahan itu pertama kali beredar di Facebook pada 9 Juli 2026 dan kemudian menyebar ke berbagai platform digital.

Hasil penelusuran juga tidak menemukan pernyataan resmi Pigai yang mendukung klaim tersebut.

Kementerian HAM menegaskan narasi itu tidak pernah disampaikan dalam forum resmi maupun komunikasi publik.

Masyarakat pun diminta lebih kritis sebelum membagikan informasi, terutama konten yang mencatut nama pejabat publik.

Verifikasi sumber resmi menjadi langkah penting agar hoaks tidak semakin meluas. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia
Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Telusuri Keterkaitan 7 Perusahaan
KemenHAM Tegaskan Pasien BPJS Berhak Dapat Layanan Kesehatan Setara
MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera
UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan
War Ticket Istana Merdeka Diserbu, 128.331 Orang Berebut Undangan HUT ke-81 RI
Praperadilan Febrie Adriansyah Disidangkan 18 Agustus, PN Jaksel Tunjuk Hakim Tunggal
Kemensos Tangguhkan Bansos 1,49 Juta KPM Diduga Terlibat Judi Online

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Telusuri Keterkaitan 7 Perusahaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:08 WIB

KemenHAM Tegaskan Pasien BPJS Berhak Dapat Layanan Kesehatan Setara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:32 WIB

MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:33 WIB

UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB