JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Malam pulang bermain futsal berubah menjadi mimpi buruk bagi SM (26).
Pria itu dibacok komplotan begal hingga mengalami luka parah di Jalan Mandiri VII, Rawabadak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Korban kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Koja. Sementara itu, polisi memburu pelaku yang tega menyerang korban demi merampas sepeda motornya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara AKP Bima Sakti mengatakan penyidik masih mengidentifikasi pelaku.
“Untuk pelaku masih kami lakukan penyelidikan dan identifikasi,” kata Bima, Sabtu (18/7/2026)
Diadang Dua Begal, Korban Diserang Celurit
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, korban baru saja pulang bermain futsal saat dua pelaku menghadangnya di Jalan Mandiri VII.
Salah satu pelaku diduga menodongkan senjata yang disebut airgun. Pelaku lainnya membawa celurit.
Situasi berubah brutal ketika pelaku bersenjata celurit langsung membacok korban.
SM sempat berusaha menyelamatkan diri dengan melompati pagar. Namun, tas yang dikenakannya tersangkut hingga membuat korban terjatuh.
Pelaku kemudian kembali menyerang korban yang sudah tak berdaya. Dalam kondisi bersimbah darah, SM akhirnya berhasil melarikan diri ke dalam gang untuk mencari pertolongan.
Motor Korban Dibawa Kabur
Setelah melukai korban, para pelaku diduga membawa kabur sepeda motor milik SM.
Peristiwa tersebut kemudian menyebar di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @sekitaran.jakut, korban terlihat tergeletak dalam kondisi terluka parah setelah diserang komplotan begal.
Polisi kini masih mendalami kronologi lengkap kejadian, mengidentifikasi para pelaku, serta memburu komplotan yang diduga terlibat.
Penyidik juga akan menelusuri rekaman kamera pengawas dan keterangan saksi untuk mengungkap identitas pelaku serta memastikan seluruh rangkaian aksi pembegalan tersebut. **
Editor : Hadwan













