Sinyal Jakarta – Jabar Lumpuh, Sindikat Curi Modul BTS di Otaki dari Thailand

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Polri membongkar sindikat internasional pencurian modul BTS yang menyebabkan gangguan sinyal di sejumlah wilayah. (Posnews/Bareskrim Polri)

Bareskrim Polri membongkar sindikat internasional pencurian modul BTS yang menyebabkan gangguan sinyal di sejumlah wilayah. (Posnews/Bareskrim Polri)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sinyal seluler dan internet di sejumlah wilayah Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat (Jabar) mendadak terganggu.

Di baliknya, polisi menemukan aksi brutal sindikat pencuri modul base transceiver station (BTS) yang ternyata dikendalikan jaringan internasional.

Komisi Satresmob Bareskrim Polri membongkar jaringan pencurian dan penadahan komponen vital BTS tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pelaku diduga menyamar sebagai teknisi resmi untuk membongkar perangkat jaringan tanpa menimbulkan kecurigaan warga.

Akibat aksi tersebut, operator telekomunikasi diperkirakan mengalami kerugian material hingga Rp60 miliar.

Masyarakat pun ikut menjadi korban karena kehilangan akses komunikasi dan internet.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Arsya Khadafi mengatakan para pelaku mengumpulkan modul BTS curian sebelum mengirimkannya ke otak pelakunya di luar negeri.

“Jaringan ini dikendalikan sindikat internasional. Modul BTS yang dicuri dikumpulkan pengepul lalu dikirim ke luar negeri melalui jasa ekspedisi atas arahan seorang WNA, Jason Zhang, yang diduga berada di Bangkok, Thailand,” kata Arsya, Sabtu (18/7/2026).

Modus Pelaku: Nyamar Jadi Teknisi Resmi

Polisi menangkap sejumlah tersangka yang diduga memiliki peran berbeda. Mereka antara lain AN dan ASA sebagai eksekutor pencurian, RR yang merupakan mantan teknisi instalasi jaringan, serta GA sebagai penadah dan pengepul.

Baca Juga :  Aksi Copet di CFD Bundaran HI Digagalkan, Dua Terduga Pelaku Diciduk Polisi

Para pelaku memanfaatkan pengetahuan teknis yang mereka miliki. Dengan mengenakan perlengkapan kerja dan mengendarai kendaraan yang menyerupai operasional teknisi, mereka membongkar kotak modul BTS tanpa memicu kecurigaan.

Polisi mengungkap aksi tersebut melalui analisis rekaman CCTV dan penelusuran lapangan. Salah satu kelompok bahkan menggunakan Toyota Avanza hitam saat beraksi.

“Para pelaku memanfaatkan pengetahuan dan akses sebagai mantan pekerja atau vendor instalasi jaringan. Mereka membawa peralatan kerja standar sehingga dapat membongkar box modul BTS tanpa menimbulkan kecurigaan,” ujar Arsya.

38 Modul BTS Disita, Sinyal Warga Terganggu

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita 38 modul BTS berbagai tipe, telepon seluler, identitas pelaku, serta kendaraan operasional.

Hilangnya komponen vital tersebut langsung berdampak pada jaringan telekomunikasi.

Selain kerugian operator, masyarakat juga harus menanggung dampak lebih luas karena aktivitas komunikasi, bisnis, dan kegiatan sehari-hari ikut terganggu.

“Kerugian immaterial yang jauh lebih besar dirasakan masyarakat akibat terputusnya akses komunikasi,” kata Arsya.

Kasus ini terbongkar setelah penyedia jaringan seluler dan internet berulang kali melaporkan kehilangan perangkat BTS.

Polisi kemudian menelusuri pola pencurian hingga menemukan jaringan yang beroperasi di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Mantan Istri Bayar Rp139 Juta ke Eksekutor, Polisi Bongkar Motif Pembunuhan WN Korea

Lima Lokasi di Banten Dibobol

Penyidik juga mengungkap aksi pencurian di lima lokasi berbeda di wilayah hukum Polresta Serang Kota, Banten.

Dalam kasus tersebut, polisi menduga oknum karyawan vendor aktif menggunakan mobil Daihatsu Sigra untuk membongkar dan membawa 15 modul BTS.

Belasan modul itu kemudian dijual kepada penadah lokal berinisial IG alias Kinoy di Kabupaten Lebak, Banten.

Polisi masih memburu IG bersama tiga pelaku lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Polisi Telusuri Aliran Dana dan Jaringan Luar Negeri

Penyidik juga menemukan transaksi mencurigakan dalam pemeriksaan terhadap tersangka Adhia. Sebanyak 11 transaksi perbankan senilai puluhan juta rupiah diduga mengalir kepada tersangka Ryan.

Temuan tersebut kini menjadi bagian dari penyidikan untuk mengungkap pembagian peran dan aliran uang dalam jaringan pencurian modul BTS.

Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan Pasal 591 KUHP tentang penadahan.

Sementara itu, Bareskrim Polri masih memburu pelaku lain yang kabur, termasuk penadah di wilayah Karawang dan Lebak. Polisi juga menelusuri jalur pengiriman modul BTS ke luar negeri.

Penyidik berjanji membongkar jaringan tersebut hingga ke akar-akarnya untuk memutus rantai perdagangan gelap perangkat infrastruktur telekomunikasi. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Begal Sadis Serang Pria di Koja, Korban Dibacok dan Motornya Dibawa Kabur
Vape Narkoba Dijual Rp4 Juta per Pod, Jaringan di Apartemen Jatinegara Dibongkar
Pabrik Narkoba Beroperasi di Kawasan Elite PIK, WN Singapura Jadi “Koki”
Misteri Kematian Pria di Hotel Kuningan Mulai Terkuak, Polisi Ungkap Dugaan Motif
Aksi Curanmor di Tanjung Priok Diamuk Massa, Polisi Sita Kunci T dan Airsoft Gun
Wanita di Bekasi Disekap dan Dianiaya Pacar, Kabur Lewat Jendela demi Selamat
Tragis! Balita 4 Tahun Korban Kekerasan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia
Kasus Driver Ojol Tewas di Tangerang, Polisi Beberkan Pengakuan Lengkap Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:32 WIB

Sinyal Jakarta – Jabar Lumpuh, Sindikat Curi Modul BTS di Otaki dari Thailand

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:55 WIB

Begal Sadis Serang Pria di Koja, Korban Dibacok dan Motornya Dibawa Kabur

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:04 WIB

Vape Narkoba Dijual Rp4 Juta per Pod, Jaringan di Apartemen Jatinegara Dibongkar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:47 WIB

Pabrik Narkoba Beroperasi di Kawasan Elite PIK, WN Singapura Jadi “Koki”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:02 WIB

Misteri Kematian Pria di Hotel Kuningan Mulai Terkuak, Polisi Ungkap Dugaan Motif

Berita Terbaru