MERAK, POSNEWS.CO.ID â Arus mudik Lebaran 2026 benar-benar memuncak. Kepadatan kendaraan terus menggila di Pelabuhan Merak sejak dini hari, Kamis (19/3/2026), pada hari kedua puncak arus mudik.
Selanjutnya, hingga pukul 10.00 WIB, antrean kendaraan masih mengular panjang di dalam area pelabuhan.
Seluruh buffer zone dipenuhi kendaraan yang menunggu giliran naik kapal, menandakan lonjakan pemudik belum mereda.
Tak hanya itu, tekanan arus kendaraan juga meluber ke luar area pelabuhan. Ratusan kendaraan terus mengantre di buffer zone luar, bahkan antrean nyaris tumpah ke jalur arteri, memperparah kemacetan di sekitar kawasan.
Di sisi lain, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengungkapkan bahwa jumlah kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Merak pada 18 Maret 2026 menembus 19.000 unit.
âSebanyak 18.000 kendaraan sudah check-in, sementara sekitar 1.000 lainnya masih dalam antrean. Sesuai prediksi, puncak mudik memang terjadi pada 18 Maret,â tegas Heru.
Lebih lanjut, arus penumpang juga melonjak drastis. Sebanyak 124.000 orang telah diseberangkan dalam sehari, memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat menuju Pulau Sumatera.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika diakumulasi, sejak H-10 hingga H-3 Lebaran 2026, total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Merak telah mencapai 593.033 orang. Angka ini mencakup penumpang pejalan kaki maupun pengguna kendaraan.
âTotal akumulasi penumpang hingga kemarin sore pukul 18.00 WIB sudah mencapai 593.033 orang,â jelas Heru.
Sementara itu, meski kepadatan kendaraan telah terurai saat ini namun arus kendaraan belum menunjukkan tanda melandai.
Kendaraan terus berdatangan tanpa henti menuju pelabuhan dan memenuhi buffer zone sebelum akhirnya masuk ke kapal.
Dengan kondisi ini, pemudik diimbau tetap waspada, mengatur waktu perjalanan, dan mengikuti arahan petugas agar terhindar dari kepadatan ekstrem di jalur penyeberangan utama JawaâSumatera. (red)
Editor : Hadwan




















