Gloria Steinem, Ikon Gerakan Feminisme AS, Meninggal Dunia

Jumat, 4 September 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gloria Steinem, penulis dan aktivis yang menjadi simbol gerakan perempuan Amerika Serikat, meninggal dunia pada Rabu di rumahnya di New York City. Dok: Istimewa.

Gloria Steinem, penulis dan aktivis yang menjadi simbol gerakan perempuan Amerika Serikat, meninggal dunia pada Rabu di rumahnya di New York City. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, NEW YORK — Gloria Steinem, penulis dan aktivis ternama, meninggal dunia pada Rabu. Ia meninggal di rumahnya di New York City pada usia 92 tahun.

Steinem menjadi salah satu simbol paling dikenal dalam gerakan perempuan Amerika Serikat. Ia juga turut mendirikan Ms. Magazine dan dikenal luas lewat gaya rambutnya yang khas serta kacamata aviator besar.

Yayasan Steinem menyampaikan kabar duka ini lewat media sosial resminya. “Kemampuan terbesar Gloria adalah mendengarkan orang lain hingga mereka merasa dilihat dan didengar,” tulis yayasan tersebut.

Steinem meninggal tak lama sebelum rencana peluncuran memoar barunya musim gugur ini. Sebelumnya, ia sempat menikmati waktu menulis dan berkumpul bersama komunitas dalam beberapa tahun terakhir.

Steinem memulai kariernya sebagai jurnalis pada 1963 lewat investigasi menyamar di bisnis Playboy milik Hugh Hefner. Namun, pertemuan enam tahun kemudian dengan sejumlah perempuan yang bicara lantang soal hak aborsi justru mengubah arah kariernya.

Sepanjang hidupnya, Steinem terus aktif menyuarakan berbagai isu hingga usia 80-an. Ia turut mendirikan National Women’s Political Caucus pada 1971 bersama Betty Friedan, Shirley Chisholm, dan Bella Abzug.

Baca Juga :  Teheran Pamer Kekuatan: Puluhan Ribu Pendukung Pemerintah

Presiden Barack Obama menganugerahi Steinem Presidential Medal of Freedom pada 2013. Obama menyebut Steinem berhasil mengubah cara pandang perempuan terhadap diri mereka sendiri.

Steinem menikah untuk pertama kalinya pada usia 66 tahun dengan aktivis David Bale. Ia merawat Bale hingga meninggal akibat limfoma otak pada 2003.

Pada 2017, Steinem tampil sebagai pembicara utama dalam Women’s March bersejarah di Washington. “Kita saling terhubung, dan hari ini akan mengubah kita selamanya,” ujarnya kepada ribuan peserta saat itu.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iran Gelar Pemakaman Korban Serangan AS, Balas Serang
Yen Menguat Usai Spekulasi Intervensi Jepang, Harga Minyak Naik
Koin Dolar Bergambar Wajah Trump Resmi Dijual Rabu Ini
Trump Sebut Lega Pangeran Harry dan Meghan Markle
Drone Rusia Serang Kyiv Tujuh Hari Berturut-turut
AS dan Australia Sepakat Perkuat Kehadiran Militer AS di Australia
Trump Usul Ganti Nama Selat Hormuz Jadi Trump Strait
AS-Iran Baku Serang, Kekhawatiran Perang Kembali Meletus

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:00 WIB

Gloria Steinem, Ikon Gerakan Feminisme AS, Meninggal Dunia

Jumat, 4 September 2026 - 15:55 WIB

Iran Gelar Pemakaman Korban Serangan AS, Balas Serang

Jumat, 4 September 2026 - 14:53 WIB

Yen Menguat Usai Spekulasi Intervensi Jepang, Harga Minyak Naik

Jumat, 4 September 2026 - 11:00 WIB

Trump Sebut Lega Pangeran Harry dan Meghan Markle

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Drone Rusia Serang Kyiv Tujuh Hari Berturut-turut

Berita Terbaru

Gloria Steinem, penulis dan aktivis yang menjadi simbol gerakan perempuan Amerika Serikat, meninggal dunia pada Rabu di rumahnya di New York City. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gloria Steinem, Ikon Gerakan Feminisme AS, Meninggal Dunia

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:00 WIB

Iran gelar pemakaman korban serangan AS yang hantam pesta pernikahan, balas serang pangkalan AS di Kuwait di tengah eskalasi terbesar perang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Gelar Pemakaman Korban Serangan AS, Balas Serang

Jumat, 4 Sep 2026 - 15:55 WIB

Yen menguat usai spekulasi intervensi Jepang, harga minyak melonjak akibat serangan baru Iran ke pangkalan AS di Kuwait. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Yen Menguat Usai Spekulasi Intervensi Jepang, Harga Minyak Naik

Jumat, 4 Sep 2026 - 14:53 WIB