4.800 Pekerja Tumbang, Divisi Xbox Hadapi Krisis

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pukulan telak industri game. Microsoft memangkas 4.800 pekerja secara global dan merestrukturisasi divisi Xbox akibat krisis biaya perangkat keras. Dok: Istimewa.

Pukulan telak industri game. Microsoft memangkas 4.800 pekerja secara global dan merestrukturisasi divisi Xbox akibat krisis biaya perangkat keras. Dok: Istimewa.

REDMOND, POSNEWS.CO.ID – Raksasa teknologi Microsoft mengambil keputusan ekstrem dengan mereduksi ribuan tenaga kerjanya secara global.

Badai PHK Hantam Microsoft dan Divisi Xbox

Microsoft mengumumkan pengurangan 4.800 karyawan secara global. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 2,1% dari total tenaga kerja mereka. Gelombang pengurangan ini menyasar divisi game Xbox secara masif.

Perusahaan memangkas 1.600 pekerja Xbox pada Senin kemarin sebagai bagian dari reorganisasi. Langkah ini bertujuan menata ulang posisi Xbox di tengah persaingan pasar yang kian ketat.

Krisis Perangkat Keras dan Margin Keuntungan yang Rendah

CEO Xbox Asha Sharma mengirim memo internal mengenai kondisi kesehatan finansial divisi tersebut. Sharma menyebut bisnis game Microsoft saat ini berada dalam kondisi tidak sehat. Xbox beroperasi dengan margin keuntungan tiga hingga sepuluh kali lebih rendah daripada kompetitor.

Menurut Sharma, industri konsol saat ini menghadapi krisis perangkat keras yang sangat parah. Biaya produksi komponen konsol terus melambung tinggi dan menekan margin keuntungan. Xbox harus bersaing ketat melawan dominasi Sony PlayStation dan Nintendo Switch.

Pelepasan Studio Game dan Rencana Pengurangan Tambahan

Tekanan finansial ini memaksa Xbox merencanakan 1.600 pemangkasan pekerjaan tambahan sepanjang tahun fiskal ini. Selain itu, Microsoft melepas kepemilikan atas empat studio pengembangan game.

Baca Juga :  Adaptasi Film The Odyssey Tuai Kritik Keras dari Penerjemah

Langkah ini membalikkan strategi ambisius akuisisi Activision Blizzard senilai 69 miliar dolar AS pada beberapa tahun lalu. Akuisisi raksasa produsen Call of Duty tersebut ternyata belum mampu mempercepat pertumbuhan bisnis sesuai ekspektasi.

Klarifikasi Kecerdasan Buatan dan Program Pensiun Dini

Chief People Officer Microsoft Amy Coleman menegaskan bahwa keputusan ini murni karena perubahan kebutuhan pelanggan. Coleman juga memastikan kecerdasan buatan (AI) tidak menggantikan posisi karyawan yang terkena pemangkasan.

Sebelumnya, Microsoft menawarkan program pensiun dini sukarela kepada 8.750 karyawan pada Mei lalu. Lebih dari 30% pekerja yang memenuhi syarat akhirnya menerima tawaran kompensasi tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sennheiser Merilis Headphone Nirkabel Momentum 5
Microsoft Merilis Surface Laptop 8 Berbekal Chip Snapdragon X2
Apple Merilis Mac mini M6 Berukuran Ringkas
Google Resmi Merilis Pixel 11 Berbekal Lensa Telefoto 5x
Google Merilis Pixel 11 Pro Berbekal Kamera Canggih
Google Merilis Pixel 11 Pro Fold Berbekal Chip Tensor G6
iPhone 18 Pro Berbekal Chip A20 Pro dan Kamera Apertur
ASUS Merilis Laptop Gaming TUF Gaming 16 FX610JH

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Sennheiser Merilis Headphone Nirkabel Momentum 5

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Apple Merilis Mac mini M6 Berukuran Ringkas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Google Resmi Merilis Pixel 11 Berbekal Lensa Telefoto 5x

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Google Merilis Pixel 11 Pro Berbekal Kamera Canggih

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Google Merilis Pixel 11 Pro Fold Berbekal Chip Tensor G6

Berita Terbaru

Sennheiser merilis headphone Momentum 5 dengan kualitas suara superior, baterai lepas-pasang 57 jam, dan perkiraan harga Rp6,3 juta. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sennheiser Merilis Headphone Nirkabel Momentum 5

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:10 WIB