POSNEWS.CO.ID, REDMOND — Microsoft merilis laptop terbaru Surface Laptop 8 untuk pasar konsumen global. Perusahaan raksasa teknologi ini meningkatkan performa dan daya tahan baterai secara signifikan. Namun, Microsoft menaikkan harga jual perangkat ini akibat lonjakan biaya memori dan chip.
Surface Laptop 8 menggantikan generasi ketujuh yang meluncur pada tahun 2024 lalu. Perangkat ini menggunakan prosesor berbasis ARM dari Qualcomm yaitu Snapdragon X2. Selain itu, Microsoft menawarkan varian chip Snapdragon X2 Plus dan Snapdragon X2 Elite.
Perusahaan menetapkan harga awal laptop ini mulai dari 1.600 Dolar AS. Nilai tersebut melonjak sekitar 400 Poundsterling dibanding harga awal generasi sebelumnya. Kenaikan biaya komponen memori global memicu lonjakan harga jual laptop premium ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun harganya naik, Microsoft mempertahankan desain bodi aluminium kokoh yang elegan. Laptop ini membawa layar LCD 120Hz dengan pilihan ukuran 13,8 inci dan 15 inci. Selain itu, Microsoft menyematkan landasan haptic touchpad terbaru pada sistem operasi Windows 11.
Daya tahan baterai menjadi keunggulan utama dari prosesor berbasis ARM ini. Laptop ini mampu bertahan hingga 14 jam untuk penggunaan harian secara nonstop. Oleh karena itu, pengguna tidak perlu membawa pengisi daya saat beraktivitas di luar rumah.
Meskipun demikian, performa chip Snapdragon X2 Elite masih berada di bawah pesaingnya seperti Apple M5. Namun, prosesor ini mampu menjalankan berbagai program standar Windows dengan lancar dan senyap. Oleh sebab itu, Microsoft tetap optimistis Surface Laptop 8 mampu memikat para pengguna PC.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














