Banjir–Longsor Sumatera Rusak 147.217 Rumah, Aceh Jadi Wilayah Terparah

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR mencari korban di reruntuhan akibat longsor di Aceh. (Posnews/Ist)

Tim SAR mencari korban di reruntuhan akibat longsor di Aceh. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merusak hampir 150 ribu rumah.

Hingga Selasa (16/12/2025), Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan dampak terparah.

BNPB melaporkan kerusakan rumah di Aceh mencapai 106.058 unit. Rinciannya, 46.779 rumah rusak ringan, 22.951 rusak sedang, dan 35.328 rusak berat.

Kepala Pusdatinkom BNPB Abdul Muhari menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers di Jakarta.

Selanjutnya, BNPB mencatat Aceh Utara sebagai daerah dengan kerusakan terbanyak, yakni 36.964 rumah. Setelah itu, Aceh Timur mencatat 18.914 rumah rusak, disusul Aceh Tamiang sebanyak 10.720 unit.

Baca Juga :  Thrifting & Upcycling: Gaya Sadar Lingkungan Generasi Baru

Sementara itu, BNPB mendata kerusakan di Sumatera Utara mencapai 28.708 rumah. Dari jumlah tersebut, 19.651 unit rusak ringan, 3.899 rusak sedang, dan 5.158 rusak berat.

Abdul menegaskan, wilayah dengan dampak terbesar di Sumut meliputi Langkat, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, Sumatera Barat mencatat 12.451 rumah rusak. Rinciannya, 6.933 unit rusak ringan, 2.959 rusak sedang, dan 2.559 rusak berat.

BNPB juga mencatat wilayah paling terdampak di Sumbar yakni Kota Padang dengan 5.497 rumah rusak, disusul Padang Pariaman 3.490 unit dan Agam 1.540 unit.

Baca Juga :  Australia Membara: Gelombang Panas Panggang Victoria

Secara keseluruhan, BNPB memastikan total kerusakan mencapai 147.217 rumah di tiga provinsi Sumatera.

Penyusunan Rencana Hunian

Lebih lanjut, BNPB menggunakan data tersebut sebagai dasar penyusunan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap, termasuk rencana relokasi warga.

“Saat ini kami terus memfinalisasi data dan lokasi hunian. Targetnya rampung pekan ini,” ujar Abdul.

Ia menambahkan, Presiden RI telah memerintahkan percepatan penetapan lokasi agar pembangunan segera berjalan dan warga terdampak cepat mendapatkan tempat tinggal layak.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar £25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB