TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Perjalanan Yuwanky dari Singapura berakhir di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
Bareskrim Polri menangkap pemilik THM Planet Batam itu sesaat setelah pesawat yang ditumpanginya mendarat pada Kamis (27/8/2026).
Penangkapan tersebut menutup sementara pelarian Yuwanky yang sebelumnya diburu polisi dalam perkara dugaan peredaran narkotika di tempat hiburan malam di Batam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso membenarkan penangkapan tersebut.
Setelah diamankan, Yuwanky langsung dibawa ke Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan.
Dari Batam, Pergi ke Singapura
Nama Yuwanky mencuat setelah polisi mengusut dugaan peredaran narkotika di THM Planet Batam.
Polisi menyebutnya sebagai pemilik tempat hiburan tersebut yang diduga terlibat dalam penyediaan narkotika bersama tersangka Basri Lewaimang.
Sebelum tertangkap, Yuwanky diketahui berada di Singapura. Polisi kemudian memburunya hingga akhirnya kesempatan itu datang ketika dia kembali ke Indonesia.
Begitu menjejakkan kaki di Bandara Soekarno-Hatta, penyidik langsung mengamankannya.
Pemeriksaan Jadi Kunci Bongkar Jaringan
Kini, Yuwanky harus menjawab pertanyaan penyidik mengenai dugaan perannya dalam perkara tersebut.
Polisi masih menggali keterangan untuk mengetahui bagaimana narkotika diduga beredar di lingkungan tempat hiburan malam itu.
Pemeriksaan juga penting untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Sebab, jaringan narkotika biasanya tidak berdiri sendiri dan dapat melibatkan sejumlah peran berbeda.
Karena itu, penyidik tidak hanya mengejar orang yang diduga berada di lapangan.
Mereka juga perlu menelusuri pemasok, pengendali, aliran uang, hingga aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana.
Pelarian Tak Menghapus Perkara
Penangkapan Yuwanky menjadi pengingat bahwa berpindah negara bukan berarti persoalan hukum otomatis berakhir.
Namun, dugaan keterlibatannya tetap harus dibuktikan melalui penyidikan dan proses peradilan.
Kini, cerita pelarian Yuwanky berhenti di bandara. Babak berikutnya justru dimulai di ruang pemeriksaan Bareskrim. **
Editor : Hadwan














