Bareskrim Ciduk Yuwanky di Soetta, DPO Kasus Narkoba THM di Batam

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Polri menangkap Yuwanky pemilik THM Planet Batam di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. (Posnews/Ist)

Bareskrim Polri menangkap Yuwanky pemilik THM Planet Batam di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Perjalanan Yuwanky dari Singapura berakhir di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Bareskrim Polri menangkap pemilik THM Planet Batam itu sesaat setelah pesawat yang ditumpanginya mendarat pada Kamis (27/8/2026).

Penangkapan tersebut menutup sementara pelarian Yuwanky yang sebelumnya diburu polisi dalam perkara dugaan peredaran narkotika di tempat hiburan malam di Batam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso membenarkan penangkapan tersebut.

Setelah diamankan, Yuwanky langsung dibawa ke Bareskrim untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga :  KPK Selidiki Dugaan Korupsi Layanan Haji: Harga Mahal, Fasilitas Jauh dari Masjidil Haram

Dari Batam, Pergi ke Singapura

Nama Yuwanky mencuat setelah polisi mengusut dugaan peredaran narkotika di THM Planet Batam.

Polisi menyebutnya sebagai pemilik tempat hiburan tersebut yang diduga terlibat dalam penyediaan narkotika bersama tersangka Basri Lewaimang.

Sebelum tertangkap, Yuwanky diketahui berada di Singapura. Polisi kemudian memburunya hingga akhirnya kesempatan itu datang ketika dia kembali ke Indonesia.

Begitu menjejakkan kaki di Bandara Soekarno-Hatta, penyidik langsung mengamankannya.

Pemeriksaan Jadi Kunci Bongkar Jaringan

Kini, Yuwanky harus menjawab pertanyaan penyidik mengenai dugaan perannya dalam perkara tersebut.

Polisi masih menggali keterangan untuk mengetahui bagaimana narkotika diduga beredar di lingkungan tempat hiburan malam itu.

Baca Juga :  Dua Kampung Narkoba Disapu BNN Dalam Sepekan: 89 Kg Sabu, Senpi, dan Emas Disita

Pemeriksaan juga penting untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Sebab, jaringan narkotika biasanya tidak berdiri sendiri dan dapat melibatkan sejumlah peran berbeda.

Karena itu, penyidik tidak hanya mengejar orang yang diduga berada di lapangan.

Mereka juga perlu menelusuri pemasok, pengendali, aliran uang, hingga aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana.

Pelarian Tak Menghapus Perkara

Penangkapan Yuwanky menjadi pengingat bahwa berpindah negara bukan berarti persoalan hukum otomatis berakhir.

Namun, dugaan keterlibatannya tetap harus dibuktikan melalui penyidikan dan proses peradilan.

Kini, cerita pelarian Yuwanky berhenti di bandara. Babak berikutnya justru dimulai di ruang pemeriksaan Bareskrim. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk
Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC
Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat
Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya
Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?
Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali
Bharatu Valdo Tewas di Markas Polairud, Ini Perkembangan Kasus Bharada Andika
Mengapa Motif Penembakan Bharatu Valdo Belum Diungkap? Ini Penjelasan Polisi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali

Berita Terbaru

Attack Shark resmi merilis mouse gaming R5 Turbo dari bahan carbon fiber berbobot 43 gram dengan sensor PixArt 60.000 DPI dan polling rate 8.000 Hz. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Attack Shark Rilis Mouse Gaming Carbon Fiber R5 Turbo

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:58 WIB

Nintendo meluncurkan revisi Switch 2 di Eropa dengan baterai mudah lepas. Simak pembongkaran komponen layar LCD, motherboard, dan RAM. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Rilis Switch 2 di Eropa dengan Baterai Mudah Lepas

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:56 WIB