Beasiswa Pemerintah China 2026/2027 Dibuka, Tersedia 20 Kuota Penuh

Rabu, 12 November 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Beasiswa Pemerintah China (CGS) 2026/2027 kini membuka pendaftaran untuk WNI. Ada 20 kuota full scholarship untuk S1, S2, dan S3 di berbagai jurusan prioritas. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Beasiswa Pemerintah China (CGS) 2026/2027 kini membuka pendaftaran untuk WNI. Ada 20 kuota full scholarship untuk S1, S2, dan S3 di berbagai jurusan prioritas. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kabar gembira bagi para pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke Tiongkok. Pendaftaran Beasiswa Pemerintah China (Chinese Government Scholarship/CGS) untuk tahun ajaran 2026/2027 kini telah resmi membuka pendaftaran.

Program ini menawarkan 20 kuota full scholarship bagi WNI untuk jenjang S1, S2, dan S3. Lebih lanjut, pendaftaran online ini akan berlangsung hingga 8 Februari 2026.

Kedutaan Besar China mengumumkan bahwa pendaftaran berlangsung sepenuhnya online melalui sistem di www.campuschina.org. Oleh karena itu, pelamar tidak perlu mengirimkan berkas fisik (surat) ke kedutaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa yang Ditawarkan?

Beasiswa ini merupakan bagian dari “Program Beasiswa Pendidikan Tinggi China – Indonesia”. Secara spesifik, 20 kuota yang tersedia akan mendapat prioritas untuk merekrut mahasiswa yang akan mengambil jurusan di bidang:

  • Kelautan
  • Medis
  • Kesehatan
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Dan jurusan lain yang dibutuhkan

Beasiswa ini adalah full scholarship yang mencakup biaya kuliah, asrama, dan tunjangan hidup. Namun, penting untuk dicatat bahwa beasiswa ini tidak termasuk biaya tiket pesawat internasional.

Baca Juga :  Proyeksi Pasar CPO Juli 2026: MPOC Prediksi Penguatan Harga

Persyaratan Utama yang Harus Diperhatikan

Untuk dapat mendaftar, pelamar harus memenuhi kriteria kelayakan berikut:

  • Warga Negara Indonesia (bukan Warga Negara RRC), serta sehat jasmani dan rohani.
  • Batas Usia (saat mendaftar):
    • Program S1: Lulusan SMA di bawah usia 25 tahun.
    • Program S2: Pemegang gelar S1 di bawah usia 35 tahun.
    • Program S3: Pemegang gelar S2 di bawah usia 40 tahun.
  • Kemampuan Bahasa:
    • Pelamar program S2 atau S3 (dengan pengantar Bahasa Mandarin) harus memiliki HSK Level 4.
    • Pelamar general/senior scholar (dengan pengantar Bahasa Mandarin) harus memiliki HSK Level 3.
    • Akan tetapi, pelamar yang sebelumnya lulus dari universitas China dengan pengantar Bahasa Mandarin tidak perlu menyertakan syarat HSK.

Dokumen Kunci: Pre-Admission dan Tes CSCA

Ada dua syarat penting yang sering menjadi tantangan bagi pendaftar CGS.

Pertama, pelamar wajib mendapatkan Pre-Admission Document dari universitas tujuan. Dokumen ini bisa berupa surat pra-penerimaan dari bagian pendaftaran mahasiswa internasional, surat undangan dari fakultas, atau undangan dari profesor. Akibatnya, pelamar harus melampirkan setidaknya satu dokumen pra-penerimaan.

Kedua, khusus pelamar Program S1 (Sarjana), wajib mendaftar dan mengambil tes “China Scholastic Competency Assessment (CSCA)”. Laporan skor CSCA yang valid menjadi salah satu bahan pertimbangan utama universitas. Untuk itu, pelamar disarankan mengambil tes CSCA pada 21 Desember 2025 atau 25 Januari 2026.

Baca Juga :  Aksi Unjuk Rasa di DPR/MPR Ricuh, Polisi Tegaskan Tetap Lakukan Pengamanan Humanis

Selain itu, dokumen penting lainnya termasuk: Paspor, ijazah dan transkrip notaris (dalam Bahasa Inggris atau Mandarin), study plan, dua surat rekomendasi (wajib untuk S2/S3), non-criminal record report (SKCK), dan formulir pemeriksaan fisik.

Linimasa Pendaftaran

  1. Sekarang – 8 Februari 2026: Pelamar mencari informasi universitas, menghubungi universitas untuk mendapatkan Pre-Admission Document, mengambil tes CSCA (jika mendaftar S1), dan mendaftar online di www.campuschina.org. (Agency Number untuk Indonesia adalah 3602).
  2. 9 Februari – 5 Maret 2026: Selanjutnya, Kedutaan akan meninjau dan mengirimkan aplikasi yang direkomendasikan ke China Scholarship Council (CSC) untuk tinjauan akhir.
  3. Juli – Agustus 2026: Akhirnya, pelamar dapat mengecek hasil penerimaan di sistem. Kemudian, Kedutaan akan memberi tahu pemenang untuk mengunduh surat penerimaan dan formulir visa (JW201).

Peringatan Penting

Pihak CGS menegaskan bahwa penerima beasiswa ini tidak boleh menerima beasiswa lain (kecuali penghargaan satu kali) dari pemerintah China atau universitas. Jika ketahuan, kualifikasi CGS akan dicabut dan penerima wajib mengembalikan dana yang telah diterima.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Rabu, 9 September 2026 - 06:00 WIB

Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 17:25 WIB

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terbaru

 Xbox resmi menerbitkan game action espionage PHYSINT karya Hideo Kojima setelah PlayStation membatalkan kerja sama. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:43 WIB

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB