BEM UI Demo di DPR Hari Ini, 2.852 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Aksi

Selasa, 9 September 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Ribuan personel polisi siaga kawal demo buruh di Gedung DPR RI. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Ribuan personel polisi siaga kawal demo buruh di Gedung DPR RI. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) hari ini, Selasa (9/9/2025), menggelar demonstrasi bertajuk “Rakyat Tagih Janji” di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Aksi tersebut akan menyoroti 17+8 Tuntutan Rakyat yang sebelumnya sudah disampaikan kepada pemerintah.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan bahwa 2.852 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemda DKI Jakarta siap mengamankan jalannya aksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengamanan DPR melibatkan 2.852 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemda DKI,” kata Susatyo kepada wartawan.

Baca Juga :  Pembunuhan Pegawai Bank di Jakarta Ditangkap di Johar Baru, 1 di Bandara NTT

Selain aksi di DPR, Susatyo mengungkapkan bahwa sejumlah kelompok massa lain juga berencana menggelar demo di Pospol Merdeka Barat dan salah satu kantor hukum di Jalan Latuharhari, Jakarta Pusat. Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya menyiapkan 1.364 personel tambahan di wilayah Jakarta Pusat.

Sebagai langkah antisipasi, polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional. Polisi mengimbau masyarakat menghindari kawasan DPR RI selama aksi berlangsung demi mencegah kemacetan.

Baca Juga :  Polri Resmikan Wisata Juang Museum Korbrimob di Bogor, Gratis untuk Umum

“Kami memohon pengertian masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan bersama menjadi prioritas kami,” jelas Susatyo.

Ia menegaskan bahwa aparat melakukan pengamanan dengan pendekatan persuasif tanpa menggunakan senjata api. Polisi juga meminta seluruh peserta aksi menjaga ketertiban agar penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib.

“Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tidak mengganggu aktivitas masyarakat lain, dan tetap menghormati hak publik dalam menyampaikan pendapat,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
Dendam Lama Meledak di Panggung Nikahan, Lansia Tanjung Priok Ditangkap
DPRD DKI Usul CCTV dan Patroli Rutin untuk Redam Kriminalitas
Peluru Jatuh di Rumah Warga Ciracas Saat Nonton TV, Ini Penjelasan Polisi
Viral Keributan di Jaklingko, Polisi Ungkap Pelaku Pernah Dirawat di RSJ
Model Cantik Ansy Jan De Vries Ngaku Dibegal, Ternyata Luka Bisul Pecah
Kebocoran Tabung Gas 12 Kg Picu Ledakan di Tambora, Lansia Alami Luka Bakar
Polisi Tembak Begal Bersenjata, Warga Minta Penindakan Tak Musiman

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:44 WIB

Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dendam Lama Meledak di Panggung Nikahan, Lansia Tanjung Priok Ditangkap

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:09 WIB

DPRD DKI Usul CCTV dan Patroli Rutin untuk Redam Kriminalitas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Peluru Jatuh di Rumah Warga Ciracas Saat Nonton TV, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:50 WIB

Viral Keributan di Jaklingko, Polisi Ungkap Pelaku Pernah Dirawat di RSJ

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB