BNN Gandeng Kemensos, Kemenkes, dan Kemenaker Pulihkan Korban Narkoba

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto membahas penguatan kerja sama rehabilitasi dan pemberdayaan korban penyalahgunaan narkotika di Kantor Kemensos, Jakarta. (Posnews/Kemensos)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto membahas penguatan kerja sama rehabilitasi dan pemberdayaan korban penyalahgunaan narkotika di Kantor Kemensos, Jakarta. (Posnews/Kemensos)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkuat sinergi untuk memulihkan korban penyalahgunaan narkotika.

Melalui pembaruan Nota Kesepahaman (MoU), kedua lembaga akan menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) agar layanan rehabilitasi hingga pemberdayaan sosial berjalan lebih terpadu.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dengan Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto di Kantor Kemensos, Jakarta, Senin (13/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perkuat Rehabilitasi dan Pemberdayaan

Gus Ipul menegaskan pemulihan korban narkoba tidak cukup hanya melalui rehabilitasi. Pemerintah juga harus membantu mereka kembali bekerja, mandiri, dan produktif di tengah masyarakat.

Baca Juga :  HPE Emas Agustus 2026 Naik Jadi USD 131.777

“Kami memulai kerja sama dari rehabilitasi, lalu melanjutkannya dengan pemberdayaan agar mereka kembali hidup sehat dan produktif,” ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan, Kemensos telah menyiapkan sentra-sentra terpadu di berbagai daerah untuk mendukung rehabilitasi sosial dan proses reintegrasi para penyintas narkoba.

MoU Diperbarui

Sementara itu, Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto mengatakan MoU Kemensos dan BNN perlu diperbarui karena masa berlakunya berakhir pada 2020.

Menurutnya, perkembangan peredaran narkotika, termasuk maraknya narkotika sintetis dan penyalahgunaan cairan rokok elektronik (vape), menuntut penguatan kerja sama lintas kementerian.

Baca Juga :  Ditjen Imigrasi Bongkar Investor dan Sponsor Fiktif, 196 WNA Ditangkap

BNN juga mengusulkan keterlibatan Kemenkes untuk memperkuat rehabilitasi medis serta Kemenaker agar korban yang menjalani rehabilitasi tetap mendapat perlindungan di dunia kerja.

Tingkatkan Layanan Terpadu

Sebagai tindak lanjut, Kemensos dan BNN segera menyusun MoU baru beserta perjanjian kerja sama teknis.

Program tersebut mencakup rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial, pemberdayaan, hingga reintegrasi sosial.

Kedua lembaga juga akan mengoptimalkan sentra Kemensos sebagai lokasi rehabilitasi, memperkuat pembinaan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), serta mengintegrasikan sistem data rehabilitasi untuk meningkatkan kualitas layanan bagi korban penyalahgunaan narkotika. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas
Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi
8 Orang Hilang di Anak Krakatau, SAR Belum Temukan Titik Terang
KPK Geledah Rumah Polisi Yayat Sudrajat, Usut Fee Rp16 Miliar
Korupsi Hutan Lampung, Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Jumat, 11 September 2026 - 17:24 WIB

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Jumat, 11 September 2026 - 09:32 WIB

BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu

Jumat, 11 September 2026 - 09:21 WIB

KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas

Jumat, 11 September 2026 - 09:11 WIB

Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi

Berita Terbaru

Peluncuran konsol retro NEOGEO AES+ ditunda hingga September 2027. Keterbatasan komponen dan tingginya pemesanan awal menjadi alasan utama penundaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:30 WIB

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

HUKRIM

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:12 WIB

Nintendo merilis pembaruan firmware 23.0.0 untuk Switch 2. Update ini mengaktifkan fitur VRR mode docked dan mempersiapkan rilis Zelda Ocarina of Time Remake. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:36 WIB

Retroid meluncurkan handheld retro Pocket Duo dan Pocket Duo Lite berlayar ganda. Konsol clamshell ini sanggup mengeksekusi emulasi 3DS mulai harga $149. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:31 WIB