HPE Emas Agustus 2026 Naik Jadi USD 131.777

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Batangan emas dengan latar grafik kenaikan harga emas global periode II Agustus 2026.(Posnews/Getty Images/urzine)

Batangan emas dengan latar grafik kenaikan harga emas global periode II Agustus 2026.(Posnews/Getty Images/urzine)

Harga emas acuan Indonesia kembali menguat pada periode II Agustus 2026. Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa emas semakin dipercaya sebagai aset pelindung nilai di tengah perubahan arah ekonomi global.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ketika pasar keuangan dunia bergerak penuh ketidakpastian, emas kembali menunjukkan kilaunya.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) emas periode 15–31 Agustus 2026 sebesar USD 131.777,67 per kilogram, naik 0,65 persen dibanding periode pertama Agustus yang berada di level USD 130.921,50 per kilogram.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada saat yang sama, Harga Referensi (HR) emas juga meningkat menjadi USD 4.098,75 per troy ounce (t oz) dari sebelumnya USD 4.072,12 per t oz.

Penetapan tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1716 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar.

Baca Juga :  Pengakuan Taufik Hidayat: Alkohol dan Pertengkaran Picu Penyekapan Pacar di Bandung

Investor Dunia Berbondong-Bondong ke Emas

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana menjelaskan bahwa kenaikan HPE dan HR emas dipengaruhi oleh penurunan suku bunga acuan global.

Ketika keuntungan dari instrumen seperti deposito mulai menyusut, investor cenderung mengalihkan likuiditas ke emas untuk menjaga nilai kekayaan mereka.

“Naiknya HPE dan HR emas dipengaruhi penurunan suku bunga acuan global yang menyebabkan potensi keuntungan dari instrumen seperti deposito menjadi kurang optimal. Hal ini mendorong investor memindahkan likuiditasnya ke komoditas emas untuk melindungi nilai aset,” ujar Tommy.

Perpindahan investasi tersebut membuat permintaan emas global meningkat, sementara pasokan emas tetap relatif terbatas. Akibatnya, harga emas internasional terus terdorong naik.

Faktor Global Dorong Harga Emas Menguat

Selain penurunan suku bunga, melemahnya nilai tukar mata uang utama dunia serta turunnya imbal hasil obligasi internasional turut memperkuat tren kenaikan harga emas.

Baca Juga :  Tolak Ajakan Pelaku, Siswi 14 Tahun di Sikka Dibunuh dan Jasad Dibuang ke Kali

Selama periode pengumpulan data, nilai emas tercatat naik 0,65 persen, sejalan dengan penguatan harga logam mulia di pasar internasional.

Mengacu pada Standar Emas Dunia

Kemendag menetapkan HPE dan HR emas berdasarkan data teknis Kementerian ESDM yang mengacu pada publikasi LBMA.

Penetapan tersebut juga dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian.

Emas Bukan Sekadar Logam, Melainkan Simbol Ketahanan

Kenaikan harga acuan emas menunjukkan bahwa logam mulia tetap menjadi safe haven ketika ketidakpastian ekonomi meningkat.

Di tengah gejolak ekonomi global, emas kembali menjadi aset pelindung nilai. Tren ini mengingatkan pentingnya memahami perubahan ekonomi sebelum berinvestasi.

Saat pasar bergejolak, emas tidak hanya menyimpan nilai, tetapi juga menyimpan harapan bagi mereka yang mampu membaca arah zaman. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dikejar Geng Motor, 2 Pemuda di Makassar Jatuh Diserang Parang dan Busur
Baku Tembak di Hutan Maybrat, 2 Anggota Kelompok Manfret Fatem Tewas
Wanita di Gresik Diduga Bacok Kekasih hingga Tewas, Motif Cemburu Didalami
Maut di Angkringan Cileungsi, Pria Tewas Dikeroyok 10 Orang Diamankan
Ban Mobil Kempes di Tol Jogja-Solo, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk
Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Sulteng, 2 Petani Kakao
Kejutan Ultah Berujung Maut, Suami Tusuk Pria di Kos Istri hingga Tewas
Tak Terima Diputus, Pria di Palembang Siram Mantan Pacar Pakai Air Keras

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Dikejar Geng Motor, 2 Pemuda di Makassar Jatuh Diserang Parang dan Busur

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Baku Tembak di Hutan Maybrat, 2 Anggota Kelompok Manfret Fatem Tewas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wanita di Gresik Diduga Bacok Kekasih hingga Tewas, Motif Cemburu Didalami

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Maut di Angkringan Cileungsi, Pria Tewas Dikeroyok 10 Orang Diamankan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Ban Mobil Kempes di Tol Jogja-Solo, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk

Berita Terbaru