BNN Gandeng Polisi Fiji, Bentuk Aliansi Perangi Narkoba di Kawasan Pasifik

Rabu, 15 Oktober 2025 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Narkotika. Dok-BNN

Ilustrasi, Narkotika. Dok-BNN

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI makin agresif memberantas narkoba lintas negara. Tidak ada celah bagi jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya.

Lembaga pimpinan Komjen Pol Suyudi Ario Seto itu menggandeng Kementerian Kepolisian Republik Fiji melalui penandatanganan MoU di kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (14/10/2025).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis memperkuat solidaritas negara-negara Pasifik dalam melawan kejahatan narkotika internasional.

“Kesepakatan ini menegaskan komitmen bersama menghadapi ancaman narkoba yang makin terorganisir. Tak ada negara yang bisa berjuang sendiri,” tegas Komjen Suyudi.

Baca Juga :  Membongkar State Capture: Siapa Penulis Asli Regulasi Bisnis?

Isi MoU mencakup pencegahan, pemberantasan, peningkatan kapasitas, dan penguatan kelembagaan di bidang narkotika.

BNN mencatat, lebih dari 1.386 jenis narkoba baru (NPS) telah beredar di dunia. Di Indonesia, sekitar 3,3 juta orang atau 1,73% penduduk tercatat sebagai penyalahguna narkoba.

BNN juga siap mendukung pemerintah Fiji membangun Badan Anti Narkotika dan Pusat Rehabilitasi Nasional melalui pelatihan dan berbagi pengalaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini mendukung misi keamanan kawasan Pasifik dalam kerangka MSG on Peace and Security Strategy yang digagas PBB.

Baca Juga :  Bayi 11 Bulan dicekoki Miras di NTT, Ayah Kandug Wajib Lapor dan Sampel Diuji Labfor

Sebagai tindak lanjut, kedua negara membentuk Kelompok Kerja Bilateral (Joint Working Group) untuk mengawasi dan mengevaluasi kerja sama, termasuk pertukaran tenaga ahli serta penguatan sistem hukum dan etika penegakan narkotika.

“Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya diplomasi berdaulat demi perdamaian regional,” kata Suyudi.

BNN berkomitmen memperluas kerja sama internasional demi mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar) dan kawasan Pasifik bebas narkoba, aman, serta sehat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam U-17: Wajib Menang atau Tersingkir
KPK Bongkar Masalah MBG, Tata Kelola Lemah hingga Potensi Korupsi
Update Cuaca Indonesia 18 April 2026: Jakarta, Bekasi, hingga Surabaya Berpotensi Hujan
Skandal Napi Ngopi di Kendari, Pejabat Rutan Dicopot
Berkas Kasus Ijazah Jokowi Dikirim ke Kejati, 5 Tersangka Lanjut Proses Hukum
Serbu Promo Ancol, Masuk Cuma Rp120 Ribu per Mobil Tanpa Batas Penumpang
Karyawan Minimarket Bobol Brankas Rp52 Juta, Habis 3 Jam untuk Judi Online
Starmer Tegur Raksasa Teknologi: Situasi Ini Tidak Boleh Berlanjut Demi Keamanan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:21 WIB

Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam U-17: Wajib Menang atau Tersingkir

Sabtu, 18 April 2026 - 06:55 WIB

KPK Bongkar Masalah MBG, Tata Kelola Lemah hingga Potensi Korupsi

Sabtu, 18 April 2026 - 06:44 WIB

Update Cuaca Indonesia 18 April 2026: Jakarta, Bekasi, hingga Surabaya Berpotensi Hujan

Jumat, 17 April 2026 - 20:32 WIB

Skandal Napi Ngopi di Kendari, Pejabat Rutan Dicopot

Jumat, 17 April 2026 - 20:04 WIB

Berkas Kasus Ijazah Jokowi Dikirim ke Kejati, 5 Tersangka Lanjut Proses Hukum

Berita Terbaru

Kepala Rutan Kendari Diperiksa, Imbas Video Napi Ngopi. (Posnews/Ist)

HUKRIM

Skandal Napi Ngopi di Kendari, Pejabat Rutan Dicopot

Jumat, 17 Apr 2026 - 20:32 WIB