BNN Gempur Kampung Narkoba, Ungkap Jaringan Aceh-Bogor hingga Transnasional Golden Triangle

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNN saat mengamankan barang bukti narkotika dalam Operasi Saber Bersinar 2026 di berbagai wilayah Indonesia. (Posnews/BNN)

Petugas BNN saat mengamankan barang bukti narkotika dalam Operasi Saber Bersinar 2026 di berbagai wilayah Indonesia. (Posnews/BNN)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggencarkan pemberantasan narkotika melalui Operasi Saber Bersinar 2026 yang menyasar jaringan peredaran narkoba lintas wilayah hingga transnasional.

Operasi ini digelar sebagai respons atas meningkatnya keresahan masyarakat terhadap maraknya peredaran narkoba di berbagai daerah Indonesia.

Plt Deputi Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, menegaskan BNN terus menyisir kawasan rawan narkoba, termasuk kampung-kampung yang terindikasi sebagai pusat peredaran gelap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BNN gencar melakukan operasi di kawasan rawan narkoba, termasuk kampung-kampung di Jakarta dan wilayah lainnya,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Ia menambahkan, operasi ini diperkuat dengan pembentukan satuan tugas lintas lembaga untuk menekan jaringan narkotika yang semakin masif.

Bongkar Jaringan Aceh–Bogor hingga Oknum TNI

Dalam pengungkapan pertama, BNN membongkar jaringan Aceh–Bogor dengan tiga tersangka, termasuk satu oknum TNI.

Dari penggerebekan itu, petugas menyita 29 bungkus sabu yang disembunyikan dalam mobil Mitsubishi Pajero dengan kemasan teh China.

Barang haram tersebut rencananya diedarkan di wilayah Jabodetabek.

Sabu dari Laos hingga Kampung Ambon

BNN juga mengungkap jaringan transnasional Golden Triangle melalui jalur ekspedisi dan kurir udara. Kasus ini terungkap di Bandara Soekarno-Hatta pada 28 April 2026.

Baca Juga :  KADI Selidiki Dugaan Dumping Impor Hot Rolled Coils (HRC) dari Tiongkok

Sebanyak 10 paket sabu seberat 1.875 gram disita. Barang tersebut dikirim dari Laos menuju wilayah Jakarta dengan alamat fiktif yang mengarah ke Kampung Ambon.

Petugas kemudian menangkap dua tersangka berinisial AA dan DN di Bandara Soetta. Mereka juga menyita hampir 4 kg sabu yang diduga akan diedarkan ke Lombok.

Dalam pengembangan kasus, tiga tersangka lain berinisial MF, AH, dan AM diamankan di sebuah hotel di Menteng, Jakarta.

Dari tangan mereka, petugas menyita 7.159 gram sabu yang akan dikirim ke Kendari.

BNN menyebut jaringan ini dikendalikan oleh buronan berinisial KB yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Total barang bukti dari jaringan ini mencapai lebih dari 13 kg sabu.

Pengungkapan Besar di Kalimantan Timur

Pada 7 Mei 2026, BNN kembali menangkap empat tersangka di wilayah Samarinda–Berau, Kalimantan Timur. Mereka diduga bagian dari jaringan DPO berinisial F.

Baca Juga :  451 Perusahaan Buka 1.300 Lowongan Magang Nasional, Diluncurkan 15 Oktober 2025

Petugas menyita 92,1 kg narkotika yang disimpan dalam tiga koper besar. Selain itu, ditemukan pula 1.000 cartridge vape berisi etomidate yang disalahgunakan dalam produk rokok elektrik.

Operasi Menyasar Sumatera hingga Sulawesi

BNN juga mengaitkan operasi dengan pengungkapan di Kampung Aek Kanopan, Sumatera Utara, yang disebut dalam sebuah lagu viral.

Dalam operasi ini, satu tersangka ditangkap dan satu lainnya berstatus DPO.

Sementara itu, BNNP di berbagai daerah juga melakukan pengungkapan besar, di antaranya:

  • 145 kg ganja di Sumatera Barat
  • 275 gram sabu di Riau
  • 2 kg sabu, ekstasi, happy water, dan happy five di Sumbar
  • 42,10 gram sabu dan ketamin di Aceh
  • 2 kg ganja dengan modus identitas fiktif di Sulawesi Tengah
  • 260 vape mengandung etomidate dari Malaysia di Kepulauan Riau
  • 15 tersangka dengan barang bukti sabu, ganja, dan ketamin di Jawa Timur

BNN menegaskan seluruh pengungkapan ini merupakan bagian dari Operasi Saber Bersinar 2026 yang terus diperluas untuk memutus rantai peredaran narkoba di Indonesia. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugur Saat Bertugas, Aipda Yudhie Terima Penghormatan Tertinggi dari Polri
Harga Sawit Malaysia Menguat ke Level MYR 4.550
Tujuh Tersangka Penyekapan Karyawan Mau Print Diproses, Polda Bentuk Tim Terpadu
Brigjen Eko Pastikan Bareskrim Buru Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan
Tolak Dipalak Rp10 Ribu, Pedagang Buah di Tangerang Jadi Korban Pembacokan
Ekspor Sawit Melonjak Tipis, Indonesia Tetap Alami Defisit
KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin dalam OTT, Sejumlah Pihak Ikut Diamankan
Rekonstruksi Kasus Penyekapan Yuvita Peragakan 21 Adegan, Polisi Ungkap Fakta Baru

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:11 WIB

Gugur Saat Bertugas, Aipda Yudhie Terima Penghormatan Tertinggi dari Polri

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:35 WIB

Harga Sawit Malaysia Menguat ke Level MYR 4.550

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:19 WIB

Tujuh Tersangka Penyekapan Karyawan Mau Print Diproses, Polda Bentuk Tim Terpadu

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:06 WIB

Brigjen Eko Pastikan Bareskrim Buru Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:47 WIB

Tolak Dipalak Rp10 Ribu, Pedagang Buah di Tangerang Jadi Korban Pembacokan

Berita Terbaru

Sentimen positif pasar nabati. Peluncuran mandat B50 oleh Presiden Prabowo serta penguatan ekspor sukses mengerek kembali harga sawit global. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Harga Sawit Malaysia Menguat ke Level MYR 4.550

Jumat, 3 Jul 2026 - 14:35 WIB