BPBD DKI Catat 225 Jiwa Mengungsi, 6 Luka Ringan Akibat Kebakaran Taman Sari

Senin, 29 September 2025 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD DKI menyalurkan bantuan logistik bagi korban kebakaran Jakarta Barat. Dok: Istimewa

BPBD DKI menyalurkan bantuan logistik bagi korban kebakaran Jakarta Barat. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Api ganas membakar permukiman padat di Gang Langgar RT 10/RW 6, Tangki, Taman Sari, Jakarta Barat, Minggu (28/9/2025).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat enam orang luka ringan dan 225 jiwa harus mengungsi ke posko darurat.

Operasi pemadaman berlangsung dramatis. Api yang berkobar sejak pukul 10.04 WIB baru bisa dipadamkan total pukul 23.09 WIB.

Sebanyak 21 KK atau 49 jiwa mengungsi di Masjid Al Muhajirin, sementara 44 KK atau 176 jiwa mengungsi di Kantor Kelurahan Tangki.

Baca Juga :  Hujan Lebat Picu Plafon SDN 05 Pademangan Timur Roboh Saat Siswa Santap MBG di Kelas

Kapusdatin BPBD DKI, M Yohan, memastikan kerugian akibat kebakaran mencapai Rp28,3 miliar. Bantuan darurat langsung digelontorkan, mulai dari 200 dus air mineral, 200 paket sandang, hingga 200 paket kebutuhan anak (kidsware).

“Enam korban luka ringan sudah ditangani, sementara bantuan logistik terus disalurkan,” tegasnya, Senin (29/9/2025).

BPBD menduga, kebakaran dipicu korsleting listrik. Si jago merah melahap ratusan rumah semi permanen hingga ribuan jiwa terdampak.

Baca Juga :  Satgas PKH Sikat Mafia Lahan, 4 Juta Hektare Hutan Kembali ke Negara - Prabowo Beri Hormat

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rinciannya, di RT 2 dan RT 3 RW 5 sebanyak 5 KK atau 12 jiwa selamat, sedangkan di RT 3 sampai RT 9 RW 6 sebanyak 316 KK atau 1.256 jiwa selamat.

Kawasan padat penduduk, angin kencang, dan bangunan semi permanen membuat api merambat cepat. Ribuan warga kini kehilangan tempat tinggal, sementara aparat gabungan terus berjibaku mendirikan posko pengungsian serta menyalurkan bantuan bagi korban. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga
Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?
Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:04 WIB

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:11 WIB

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB

Ilustrasi, Riset membuktikan: loyalitas pada merek masa kecil bertahan hingga 50 tahun. Migran di AS dan India lebih memilih produk mahal dari daerah asal daripada alternatif lokal yang murah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:11 WIB