Wanita dalam Kardus di Bandung Dibunuh, Pelaku Ditangkap di Banten

Rabu, 2 September 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menangkap SDS, terduga pelaku pembunuhan wanita yang jasadnya ditemukan dalam kardus di Bandung. (Posnews/Net)

Polisi menangkap SDS, terduga pelaku pembunuhan wanita yang jasadnya ditemukan dalam kardus di Bandung. (Posnews/Net)

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Pelarian SDS (31), terduga pelaku pembunuhan wanita yang jasadnya ditemukan dalam kardus di Babakan Ciparay, Bandung, berakhir cepat.

Satreskrim Polrestabes Bandung menangkap SDS kurang dari enam jam setelah penemuan jasad pada Selasa (1/9/2026).

Polisi meringkusnya di Cikupa, Serang, Banten, saat diduga hendak melarikan diri menuju Palembang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi mengatakan petugas bergerak setelah menerima laporan warga. Polisi kemudian mengolah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.

“Alhamdulillah tersangka dapat kita amankan kurang dari enam jam saat perjalanan menuju Kota Palembang,” ujar Dedi.

Jasad Dibuang dalam Kardus

Kasus ini bermula ketika warga menemukan kardus mencurigakan di kawasan Jalan Terusan Suryani, Babakan Ciparay, Selasa sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca Juga :  Tiga Orang Diserang di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Peluru

Saat diperiksa, petugas menemukan jasad seorang perempuan di dalam kardus. Polisi kemudian mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Sartika Asih untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Korban akhirnya diketahui berinisial Siti Maimunah (41), yang tercatat berasal dari Tanjung Karang, Bandar Lampung. Namun, hasil autopsi masih ditunggu untuk memastikan penyebab kematiannya.

Polisi Telusuri Jejak Pelaku

Setelah menemukan titik terang dari keterangan saksi, polisi menelusuri keberadaan SDS. Jejak itu membawa penyidik hingga ke Banten.

SDS kemudian diamankan ketika perjalanan menuju Palembang. Saat ini, dia telah dibawa ke Mapolrestabes Bandung untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Penyidik masih mengurai bagaimana korban meninggal dan bagaimana jasadnya bisa sampai dibuang di lokasi tersebut.

Motif dan Hubungan Korban-Pelaku Masih Misteri

Meski terduga pelaku sudah ditangkap, polisi belum membuka motif pembunuhan.

Dedi juga belum mengungkap hubungan SDS dengan korban. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan dan autopsi sebelum menyimpulkan rangkaian peristiwa secara utuh.

Baca Juga :  Arus Balik Lebaran 2026: Kapolri Waspadai Cuaca Ekstrem di Jalur Penyeberangan

“Nanti kita dalami,” kata Dedi.

Karena itu, publik diminta tidak berspekulasi mengenai motif maupun hubungan keduanya sebelum penyidik menyampaikan hasil pemeriksaan.

Pelajaran dari Kasus Bandung

Kasus ini menunjukkan pentingnya respons cepat masyarakat ketika menemukan benda atau aktivitas mencurigakan.

Laporan warga melalui layanan 110 menjadi pintu awal polisi mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan.

Dari sana, penyidik mengumpulkan keterangan saksi hingga berhasil mengejar terduga pelaku.

Masyarakat sebaiknya tidak menyentuh atau memindahkan benda yang dicurigai berkaitan dengan tindak pidana. Segera laporkan kepada polisi agar lokasi tetap terjaga dan bukti tidak rusak.

Polisi kini masih bekerja untuk mengungkap seluruh rangkaian kasus, termasuk motif, hubungan korban dan terduga pelaku, cara korban meninggal, serta alasan jasad dibuang dalam kardus. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Sebulan Menikah, Perempuan 18 Tahun di Takalar Kritis Diduga Ditikam Suami
Petaka Pasar Malam Lombok Utara, SPG 20 Tahun Tewas Terjatuh dari Kora-Kora
Perjalanan Keluarga di Magelang Berakhir Maut, Ayah Ibu dan Anak Tewas
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Nelayan Bantu Evakuasi Bayi dan Anak-anak
Sekitar 100 Orang Sakit Santap MBG di Cirebon, Ini Perkembangan Penanganannya
KMP Batumandi Terbakar Saat Hendak Sandar, Ini Penanganan ASDP bagi Penumpang
Lima Tahun Berlalu, Kasus Pembakaran Camp PT Unggul Kembali Terungkap
Polsanak Polda Bengkulu, Kenalkan Tugas Polisi dan Rambu Lalu Lintas kepada Anak

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Belum Sebulan Menikah, Perempuan 18 Tahun di Takalar Kritis Diduga Ditikam Suami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Petaka Pasar Malam Lombok Utara, SPG 20 Tahun Tewas Terjatuh dari Kora-Kora

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:04 WIB

Perjalanan Keluarga di Magelang Berakhir Maut, Ayah Ibu dan Anak Tewas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:35 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Nelayan Bantu Evakuasi Bayi dan Anak-anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Sekitar 100 Orang Sakit Santap MBG di Cirebon, Ini Perkembangan Penanganannya

Berita Terbaru