Percobaan Pembunuhan Donald Trump: Cole Tomas Allen Terancam Penjara Seumur Hidup

Selasa, 28 April 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Manipulasi digital di tengah krisis. Facebook dibanjiri konten

Manipulasi digital di tengah krisis. Facebook dibanjiri konten "AI slop" yang mengaitkan tersangka penembakan Donald Trump, Cole Tomas Allen, dengan berbagai selebriti dan tokoh dunia melalui gambar palsu hasil kecerdasan buatan. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Keamanan di ibu kota Amerika Serikat mencapai titik didih setelah terungkapnya detail rencana pembunuhan terhadap Presiden Donald Trump. Cole Tomas Allen muncul di pengadilan federal pada hari Senin untuk menghadapi dakwaan berat terkait aksi kekerasan yang mengacaukan salah satu acara paling bergengsi di Washington.

Penyerangan tersebut terjadi pada Sabtu malam saat jamuan makan malam wartawan sedang berlangsung. Aksi Allen memicu kepanikan massal yang membuat para tamu undangan harus berlindung di bawah meja saat tembakan meletus. Tim Secret Service segera melarikan Trump ke lokasi aman tanpa mengalami cedera sedikit pun.

Kronologi Penyerangan: Baku Tembak di Washington Hilton

Pihak berwenang menyatakan bahwa Allen mencoba menerobos barikade keamanan di dekat ballroom hotel Washington Hilton. Pria berusia 31 tahun tersebut membawa senapan pompa (shotgun) dan sebuah pistol. Aksi nekatnya langsung memicu baku tembak sengit dengan agen Secret Service yang bertugas mengamankan acara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang petugas Secret Service terkena tembakan dalam insiden tersebut. Beruntung, rompi tahan peluru menyelamatkan nyawa petugas itu. Meski Allen mengalami cedera selama konfrontasi, ia tidak terkena peluru. Departemen Kehakiman kini menjeratnya dengan beberapa dakwaan senjata api selain dakwaan percobaan pembunuhan.

Baca Juga :  Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Perencanaan Matang: Dari California ke Jantung Ibu Kota

Afidavit FBI mengungkap bahwa serangan ini bukan aksi spontan, melainkan perencanaan matang selama berminggu-minggu. Allen sudah memesan kamar di hotel lokasi acara sejak tanggal 6 April. Ia kemudian melakukan perjalanan lintas negara menggunakan kereta api dari California menuju Washington pekan lalu.

Allen mendaftarkan diri di hotel sehari sebelum acara berlangsung. “Kekerasan tidak memiliki tempat dalam kehidupan sipil,” tegas Plt Jaksa Agung Todd Blanche dalam konferensi pers. Ia menjanjikan proses pertanggungjawaban hukum yang cepat dan pasti bagi tersangka.

Motif Politik: Pesan “Pembunuh Federal yang Ramah”

Meskipun Allen memilih untuk menggunakan hak konstitusionalnya untuk diam setelah penangkapan, otoritas menemukan petunjuk kuat melalui komunikasi digitalnya. Allen sempat mengirim email kepada keluarga dan mantan majikannya yang mengungkap motif di balik serangannya.

Dalam pesan tersebut, Allen menyebut dirinya sebagai “Pembunuh Federal yang Ramah.” Ia menuliskan berbagai keluhan terhadap kebijakan pemerintahan Trump dalam teks yang meracau. Email tersebut berisi campuran antara pengakuan dosa, keluhan politik, dan pesan perpisahan kepada orang-orang terdekatnya.

Baca Juga :  Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran di Pamulang, 6 Orang Terluka

Profil Tersangka: Akademisi Berprestasi dengan Latar Belakang IT

Fakta mengejutkan muncul dari latar belakang kehidupan Allen. Catatan publik menunjukkan bahwa ia adalah seorang tutor berpendidikan tinggi dan pengembang video game amatir. Ia meraih gelar sarjana teknik mesin dari California Institute of Technology (Caltech), sebuah universitas elit dengan tingkat penerimaan yang sangat rendah.

Selain itu, Allen baru saja menyelesaikan gelar master dalam ilmu komputer pada Mei 2025. Data kampanye federal juga menunjukkan bahwa Allen pernah memberikan kontribusi kecil sebesar $25 kepada komite politik pendukung Kamala Harris pada tahun 2024. Saat ini, pengacara pembela menekankan bahwa Allen tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya dan tetap harus dianggap tidak bersalah hingga terbukti di pengadilan.

Dampak Terhadap Stabilitas Nasional

Percobaan pembunuhan ini memaksa pembatalan jamuan makan malam yang seharusnya menjadi momen perayaan kebebasan pers. Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyebut aksi tersebut sebagai pembajakan oleh individu anti-Trump yang gila.

Kini, seluruh mata tertuju pada sidang penahanan yang dijadwalkan pada hari Kamis mendatang. Di tengah gejolak politik tahun 2026, insiden ini menambah tekanan pada sistem keamanan presiden dan memperdalam polarisasi politik di Amerika Serikat.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Rabu, 9 September 2026 - 06:00 WIB

Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Berita Terbaru

Peluncuran konsol retro NEOGEO AES+ ditunda hingga September 2027. Keterbatasan komponen dan tingginya pemesanan awal menjadi alasan utama penundaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:30 WIB

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

HUKRIM

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:12 WIB

Nintendo merilis pembaruan firmware 23.0.0 untuk Switch 2. Update ini mengaktifkan fitur VRR mode docked dan mempersiapkan rilis Zelda Ocarina of Time Remake. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:36 WIB

Retroid meluncurkan handheld retro Pocket Duo dan Pocket Duo Lite berlayar ganda. Konsol clamshell ini sanggup mengeksekusi emulasi 3DS mulai harga $149. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:31 WIB