Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

HONG KONG, POSNEWS.CO.ID – Otoritas bea cukai Hong Kong berhasil menggagalkan penyelundupan barang tiruan berskala besar menjelang turnamen Piala Dunia. Langkah taktis ini menghasilkan penyitaan sebanyak 230.000 barang palsu dengan estimasi nilai mencapai dua puluh juta dolar AS.

Kualitas Tinggi Jersi Tiruan

Inspektur Senior Departemen Bea Cukai Hong Kong, Wayne Chung, membagikan rincian hasil operasi tersebut pada hari Kamis. Secara spesifik, petugas menyita sekitar 30.000 potong jersi sepak bola tiruan dari berbagai negara peserta.

Chung menjelaskan bahwa para produsen membuat jersi palsu tersebut dengan kualitas pengerjaan yang sangat rapi. Akibatnya, masyarakat awam akan sangat kesulitan untuk membedakan jersi tiruan ini dari produk aslinya yang mahal.

Target Pasar Benua Amerika

Para penyelundup menargetkan pasar luar negeri sebagai tujuan utama pengiriman jersi ilegal ini. Sebab, sebanyak 80 persen dari total barang akan segera meluncur ke wilayah benua Amerika.

Wilayah tersebut saat ini menjadi tuan rumah bersama pameran sepak bola bergengsi dunia itu.

Penyitaan Barang Mewah Lainnya

Petugas juga menyita barang-barang mewah tiruan lainnya selama operasi berlangsung di beberapa pusat logistik daerah. Sebagai contoh, mereka mengamankan sepatu, jam tangan Rolex palsu, pengeras suara, hingga tas tangan bermerek Louis Vuitton.

Baca Juga :  Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC+ Mulai Mei 2026

Aparat hukum membekuk seorang pengemudi truk di pos pemeriksaan jembatan penghubung Hong Kong dengan Tiongkok daratan. Selain itu, polisi menahan lima orang lainnya karena terbukti memperdagangkan jersi palsu secara daring di internet.

Chung memperingatkan bahwa pelaku perdagangan barang palsu menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal selama lima tahun. Selain itu, pengadilan dapat menjatuhkan denda maksimal sebesar 64.000 dolar AS bagi setiap pelaku yang terbukti bersalah. Pada akhirnya, tindakan tegas ini menjadi bukti komitmen kuat Hong Kong dalam memberantas kejahatan hak cipta global.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB