Deklarasi Anti Tawuran Menggema di Jamuan Rakyat Koja, Ribuan Warga Bersatu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan warga mengikuti Jamuan Rakyat Koja 2026 di Stadion Rawa Badak Jakarta Utara. (Posnews/Polsek Koja)

Ribuan warga mengikuti Jamuan Rakyat Koja 2026 di Stadion Rawa Badak Jakarta Utara. (Posnews/Polsek Koja)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Suasana kemerdekaan terasa semarak di Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Ribuan warga mengikuti Jamuan Rakyat Kecamatan Koja 2026 di Stadion/GOR Rawa Badak, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sekitar 3.000 warga hadir sejak pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menghadirkan hiburan, panitia menyalurkan 2.800 paket sembako kepada masyarakat. Warga juga mengikuti lomba kemerdekaan, bazar UMKM, serta pemeriksaan kesehatan.

Meriahkan Kemerdekaan, Perkuat Kebersamaan

Camat Koja Toto Bondan menjadi penanggung jawab kegiatan. Sementara itu, Dewan Kota Kecamatan Koja Iwan Setiawan dipercaya sebagai ketua panitia.

Jamuan Rakyat mengusung semangat β€œBersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”

Kegiatan ini juga membawa pesan bahwa kemakmuran membutuhkan kerja keras, kerja bersama, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Karena itu, pemerintah bersama aparat dan warga memanfaatkan momentum kemerdekaan untuk memperkuat persatuan sekaligus menghadirkan manfaat nyata.

2.800 Paket Sembako untuk Warga

Salah satu kegiatan utama berupa pembagian 2.800 paket sembako. Setiap paket berisi beras, gula pasir, margarin, sarden, teh celup, susu kental manis, dan kopi.

Baca Juga :  Banjir Jakarta Terjang 16 RT dan 10 Ruas Jalan, Warga Diminta Waspada

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus memperkuat kepedulian sosial dalam momentum kemerdekaan.

Selain bantuan pangan, warga memperoleh akses pemeriksaan kesehatan melalui layanan Dokkes Polres Metro Jakarta Utara.

Deklarasi Anti Tawuran Jadi Pesan Utama

Namun, Jamuan Rakyat tidak hanya menghadirkan hiburan dan bantuan sosial. Tiga Pilar Kecamatan Koja dan Kelapa Gading juga menggelorakan Deklarasi Anti Tawuran.

Kapolsek Koja Kompol Dr H Andry Suharto, SH, MH turut hadir dalam kegiatan tersebut. Deklarasi menjadi pesan kuat kepada masyarakat agar tidak memberikan ruang bagi aksi kekerasan.

“Tawuran bukan sekadar mengganggu keamanan. Aksi tersebut juga dapat melukai warga, merusak fasilitas umum, mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan menyeret pelaku ke proses hukum,” kata Kompol Andry.

Karena itu, aparat mengajak orang tua, tokoh masyarakat, pemuda, sekolah, dan seluruh warga memperkuat pengawasan serta komunikasi.

Kemerdekaan harus melahirkan rasa aman. Karena itu, menjaga lingkungan dari tawuran menjadi bagian nyata dalam mengisi kemerdekaan.

Polisi dan TNI Kawal Ribuan Warga

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman, Polsek Koja mengerahkan 32 personel pengamanan di bawah kendali Kanit Samapta AKP Bernardus Koloay, SH, MH.

Baca Juga :  Gedung di Cempaka Baru Terbakar, 7 Tewas dan Diduga Masih Ada Korban

Pengamanan juga melibatkan unsur Polres Metro Jakarta Utara, Polsek Kelapa Gading, Koramil Koja, Babinsa, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta unsur masyarakat.

Sinergi tersebut penting karena kegiatan melibatkan ribuan warga dan berlangsung sejak pagi hingga sore.

UMKM hingga Lomba Meriahkan Acara

Selain pembagian sembako, panitia menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.

Warga mengikuti senam sehat, tari Nusantara, lomba kemerdekaan untuk anak dan dewasa, hiburan rakyat, serta bazar UMKM.

Dengan demikian, Jamuan Rakyat tidak hanya menjadi perayaan. Kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan menjual produknya kepada masyarakat.

Kemerdekaan Harus Terasa di Tengah Warga

Jamuan Rakyat Koja menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bantuan sembako membantu kebutuhan warga. Pemeriksaan kesehatan mendorong kepedulian terhadap kesehatan.

Bazar UMKM menggerakkan ekonomi lokal. Sementara itu, Deklarasi Anti Tawuran memperkuat pesan keamanan.

Pada akhirnya, kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan perayaan.

Kemerdekaan juga berarti menghadirkan rasa aman, memperkuat persaudaraan, membantu sesama, dan membuka ruang bagi masyarakat untuk tumbuh bersama.

Dari Koja, pesan itu kembali ditegaskan: warga bersatu, lingkungan aman, UMKM tumbuh, dan Jakarta semakin maju. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat
Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat
29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya
Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur
Cilangkap Dipadati Kegiatan HUT TNI, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Senin 5 Oktober 2026, Jangan Lupa Bawa Payung! Ini Prediksi Cuaca Jabodetabek
Kapolres Jakut Turun Langsung ke Dua Gereja, Pesan Ini Disampaikan kepada Jemaat
HUT ke-34 Sea World Ancol Inovasi Baru, Pengunjung Bisa Dengarkan Panduan Biota

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:36 WIB

29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Cilangkap Dipadati Kegiatan HUT TNI, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

Berita Terbaru