Demo BEM UI di Bundaran HI Dibayangi Potensi Rusuh, 21 Orang Diamankan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang jelang aksi demo BEM UI di Bundaran HI Jakarta.
(Posnews/Ist)

Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang jelang aksi demo BEM UI di Bundaran HI Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Situasi menjelang aksi unjuk rasa di Jakarta, Selasa (18/8/2026), memanas.

Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang yang diduga membawa barang berbahaya menjelang demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Tim Preventive Strike dan Preemptive Education Polda Metro Jaya mengamankan mereka setelah menemukan sejumlah benda yang dinilai dapat membahayakan peserta aksi, petugas, maupun masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan ke-21 orang tersebut masih menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Polisi juga mendalami keterkaitan mereka dengan kelompok massa yang akan berunjuk rasa.

Polisi Sita Flare dan Botol Diduga Molotov

Dari tangan mereka, polisi mengamankan petasan, flare, serta botol yang diduga dipersiapkan sebagai pemicu atau pemantik bom molotov.

Budi menduga sebagian orang tersebut bukan bagian dari mahasiswa yang hendak menyampaikan aspirasi.

Baca Juga :  Polairud Polda Metro Jaya Sambang Pulau Panggang: Aksi Nyata Lindungi Laut dan Warga!

Menurut dia, pihak tertentu bisa saja memanfaatkan kerumunan untuk memancing bentrokan antara massa dan aparat.

โ€œTujuannya adalah membuat konflik petugas pengamanan dengan peserta yang menyampaikan pendapat di muka umum,โ€ ujar Budi.

Karena itu, polisi masih menggali motif dan hubungan ke-21 orang tersebut dengan rencana aksi.

Status mereka pun masih dalam pemeriksaan. Polisi belum menyatakan mereka sebagai pelaku tindak pidana yang telah terbukti bersalah.

Polisi Berusaha Cegah Kericuhan

Polda Metro Jaya menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari upaya pencegahan. Polisi ingin memisahkan aksi penyampaian pendapat dari potensi tindakan yang dapat memicu kekerasan.

Langkah ini menjadi perhatian karena Jakarta menghadapi sejumlah aksi pada hari yang sama.

Polda Metro Jaya sebelumnya menyiagakan 9.242 personel gabungan untuk mengamankan 31 aksi unjuk rasa dan 16 kegiatan masyarakat.

Polisi juga meminta peserta aksi menaati aturan dan tidak membawa benda yang dapat membahayakan orang lain.

BEM UI Gelar Aksi #MerebutKemerdekaan

Di tengah pengamanan ketat tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi bertajuk #MerebutKemerdekaan.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Kecam Penyerangan Lurah Manggarai Selatan dan Perusakan Mobil Dinas

Aksi berlangsung sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Mahasiswa membawa sejumlah tuntutan terkait kondisi ekonomi, hukum, demokrasi, hingga kebijakan pemerintah.

Ketua BEM UI Yatalatof Imawan mengatakan aksi tersebut bukan sekadar perayaan kemerdekaan.

Mahasiswa ingin mempertanyakan makna kemerdekaan yang dirasakan masyarakat saat ini.

BEM UI juga meminta maaf kepada warga Jakarta jika aksi berdampak pada kemacetan.

Aspirasi Jangan Kalah oleh Kericuhan

Demonstrasi merupakan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik. Namun, aksi damai dapat kehilangan substansinya jika berubah menjadi kekerasan.

Karena itu, peserta aksi perlu menjaga ketertiban. Aparat juga harus mengawal demonstrasi secara profesional dan proporsional.

Kritik harus tetap terdengar. Namun, jangan biarkan provokasi mengubah suara rakyat menjadi kerusuhan.

Polisi kini masih mendalami kasus 21 orang tersebut. Sementara itu, masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas dan menghindari kawasan yang mengalami kepadatan selama aksi berlangsung.

Pada akhirnya, demokrasi membutuhkan keberanian untuk berbicara sekaligus kedewasaan untuk menjaga keamanan bersama. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online
Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim

Selasa, 15 September 2026 - 09:21 WIB

Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online

Selasa, 15 September 2026 - 06:17 WIB

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Berita Terbaru

Los Angeles Dodgers amankan tiket postseason MLB 14 musim beruntun usai tekuk Cincinnati Reds 4-1. Simak rincian rekor. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:24 WIB

Glorious merilis keyboard gaming mekanik GMMK Eternal 96% berfitur numpad seharga $99.99. Simak spesifikasi lengkap, fitur hot-swap, dan peredam suaranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:29 WIB