Digerebek Polisi, Empat Pengedar Obat Keras Tramadol–Hexymer Dicokok di Bekasi

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Metro Bekasi mengamankan pengedar obat keras beserta barang bukti Tramadol dan Hexymer saat operasi senyap di Kampung Kavling. (Posnews/Ist)

Petugas Polres Metro Bekasi mengamankan pengedar obat keras beserta barang bukti Tramadol dan Hexymer saat operasi senyap di Kampung Kavling. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Jaringan obat keras kembali digulung polisi. Empat pengedar obat terlarang tak berkutik saat aparat Polres Metro Bekasi menggerebek markas mereka di Kampung Kavling, Kabupaten Bekasi, Minggu (1/2/2026) dinihari.

Operasi senyap itu dipimpin langsung Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni. Polisi menyasar lokasi yang selama ini dikenal warga sebagai sarang peredaran obat keras ilegal.

Tanpa perlawanan berarti, keempat pelaku langsung dicokok. Polisi juga mengamankan puluhan butir Tramadol dan Hexymer, obat keras yang kerap disalahgunakan dan merusak generasi muda.

Selain itu, aparat menyita uang tunai yang diduga hasil penjualan barang haram tersebut.

“Empat pelaku sudah kami amankan. Barang bukti obat keras dan uang hasil penjualan juga kami sita,” kata Kombes Sumarni.

Usai digerebek, para pelaku langsung digelandang ke Mapolres Metro Bekasi. Polisi kini mendalami peran masing-masing tersangka dan memburu kemungkinan adanya jaringan pengedar lain yang lebih besar.

Baca Juga :  Polres Jakut Bongkar 8 Kasus Curanmor dan Curas, Komplotan Ngaku Polisi Narkoba Ditangkap

Sumarni menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ampun terhadap pelaku peredaran narkoba dan obat keras di wilayah Bekasi.

“Kami akan bersihkan Bekasi dari narkoba dan obat keras. Ini komitmen kami,” tegasnya.

Polisi memastikan razia dan operasi serupa bakal terus digelar, terutama di kawasan rawan. Aparat juga meminta warga tidak takut melapor jika mengetahui aktivitas peredaran narkoba dan obat keras di lingkungannya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya
Pramono Siapkan Hujan Buatan Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye di GBK
Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?
Jakarta Bisa Panas hingga 36 Derajat, Warga Bogor Perlu Waspada Hujan
Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali
Bharatu Valdo Tewas di Markas Polairud, Ini Perkembangan Kasus Bharada Andika
Mengapa Motif Penembakan Bharatu Valdo Belum Diungkap? Ini Penjelasan Polisi
Ribuan Personel Amankan Demo Jakarta, Pangdam dan Kapolda Beri Pesan Tegas

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pramono Siapkan Hujan Buatan Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye di GBK

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Jakarta Bisa Panas hingga 36 Derajat, Warga Bogor Perlu Waspada Hujan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali

Berita Terbaru

AMD menyiapkan kartu grafis RDNA 5 dengan memori GDDR7 dan DCN 6 untuk peluncuran Mod DLSS-NR versi 0.8.0 sukses membawa fitur NVIDIA DLSS ke kartu grafis AMD Radeon RX 6000, 7000, dan 9000. Simak performa dan cara kerjanya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Mod DLSS Berhasil Membawa Fitur Rendering NVIDIA Ke AMD

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:49 WIB

Kreator Julian Zamora kembangkan gim fan-made Resident Evil bergaya PS1 berdasarkan film Zach Cregger. Simak detail gameplay dan mekanisme kameranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kreator Mengembangkan Gim Resident Evil Bergaya PS1

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:55 WIB