JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Produsen pendingin komputer premium Noctua bersama pelopor pendingin cair Asetek mengumumkan kemajuan kolaborasi mereka. Saat ini, produk pendingin cairan flagship terbaru mereka telah menyelesaikan tahap uji validasi produksi (Production Validation Test).
Keberhasilan uji coba tersebut menandakan kesiapan manufaktur tingkat tinggi sebelum peluncuran resmi. Oleh sebab itu, kedua perusahaan kini bersiap memperkenalkan pendingin canggih ini ke pasar global.
Teknologi Pompa Senyap Emma G8 V2
Sistem pendingin terbaru ini menggunakan pompa Asetek Emma G8 versi kedua sebagai basis utama. Menariknya, pompa berperforma tinggi ini bekerja aktif pada kecepatan sekitar 3.600 RPM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Noctua juga menyematkan sejumlah peningkatan khusus untuk menekan getaran dan kebisingan sistem. Sebagai contoh, mereka menambahkan penutup tiga lapis untuk meredam kebisingan pompa. Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan tiga profil kecepatan pompa melalui sakelar fisik khusus. Dengan demikian, operasional pendingin ini menjadi jauh lebih tenang dibanding produk kompetitor.
Kombinasi Kipas Premium dan Desain Radiator Efisien
Noctua membekali sistem ini dengan kipas premium NF-A12x25 G2 dan NF-A14x25 G2 terbaru. Sementara itu, kipas canggih tersebut bekerja sama dengan radiator sirip non-louvered milik Asetek.
Desain sirip tanpa celah udara ini memberikan banyak keuntungan termal bagi pengguna. Akibatnya, aliran udara dapat mengalir lancar dengan hambatan minimal pada putaran kipas rendah. Di sisi lain, struktur ini juga efektif meminimalkan akumulasi debu dalam jangka panjang.
Untuk metode pemasangan, sistem ini menggunakan arsitektur dudukan SecuFirm2+ khas dari Noctua. Oleh karena itu, proses instalasi pada soket prosesor Intel dan AMD terbaru akan berjalan sangat mudah. Bahkan, pengguna juga mendapatkan opsi dudukan geser (offset mounting) untuk mengoptimalkan transfer panas.
Keandalan Perangkat Keras Tanpa Perangkat Lunak
Kedua pabrikan juga menaruh perhatian ekstra pada masa pakai perangkat yang tahan lama. Sebab, mereka menggunakan pengontrol PWM analog khusus rancangan Asetek untuk mengatur kipas.
Pendekatan analog ini menawarkan stabilitas operasional yang jauh lebih baik daripada kendali perangkat lunak. Dengan begitu, pengguna dapat menikmati kontrol kecepatan yang konsisten tanpa risiko kegagalan sistem.
Kejutan Termosifon Tanpa Pompa di Computex 2026
Noctua juga terus menebar teka-teki mengenai produk pendingin masa depan mereka sendiri. Sebelumnya, mereka pernah memamerkan prototipe pendingin cair termosifon tanpa pompa di ajang pameran teknologi.
Baru-baru ini, Noctua mengunggah pesan misterius bertema penguapan tingkat tinggi menjelang ajang Computex 2026. Namun, para pengamat meyakini pesan tersebut merujuk pada kesiapan peluncuran teknologi termosifon.
Teknologi termosifon ini bekerja memanfaatkan perubahan fase cair dan gas secara alami untuk mendinginkan prosesor. Oleh sebab itu, pendingin ini tidak membutuhkan pompa mekanis sama sekali untuk mengalirkan cairan. Akibatnya, sistem dapat beroperasi tanpa suara dengung pompa dengan risiko kerusakan mekanis yang sangat minim. Pada akhirnya, ajang Computex 2026 akan menjadi panggung inovasi pendingin terbesar dalam dekade ini.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa












