Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan

Selasa, 3 November 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lambang Polri. (Posnews/Polri)

Lambang Polri. (Posnews/Polri)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kabar dugaan penangkapan sejumlah perwira tinggi Polri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, menjadi perhatian publik.

Informasi tersebut mencuat di tengah beredarnya isu pemeriksaan internal yang disebut-sebut berkaitan dengan dugaan penyadapan.

Sejumlah informasi yang beredar menyebut diduga ada 7 Jenderal menjalani pemeriksaan di lingkungan Mabes Polri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, muncul kabar bahwa sebagian perwira tinggi tersebut dibawa ke Mako Brimob untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, hingga Selasa (3/11/2026), belum ada penjelasan resmi yang memastikan jumlah perwira yang diamankan maupun status penahanannya.

Baca Juga :  Reshuffle Istana: Dudung Pimpin KSP, Qodari Jabat Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Dari informasi yang diterima Posnews bahwa kasus tersebut diduga berawal dari penangkapan Jenderal berinisial AS, pada Minggu (1/11/2026) di kawasan Jakarta Selatan. Kemudian merembet terhadap Kombes hingga Jenderal lainnya.

Kadiv Humas Polri Masih Cek Informasi

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan pihaknya masih mengecek informasi yang beredar.

Meski demikian, ia belum membeberkan secara terperinci apakah benar sejumlah perwira tinggi telah diamankan dan dibawa ke Mako Brimob.

Isir juga menyampaikan bahwa Polri akan memberikan informasi pada waktunya.

Di tengah minimnya keterangan resmi, beredar berbagai spekulasi mengenai perkara yang diduga melatarbelakangi pemeriksaan para perwira tinggi tersebut.

Baca Juga :  Kapolri Pimpin Sertijab 6 Kapolda, Ini Nama-Nama Pejabat yang Dilantik

Salah satunya adalah dugaan penyadapan yang disebut telah berlangsung cukup lama.Β Namun, informasi mengenai dugaan penyadapan itu diduga akan bertambah terhadap Jenderal lainnya untuk dimintai keterangannya.

Publik Menunggu Penjelasan Mabes Polri

Kabar ini menjadi sorotan karena menyangkut jajaran perwira tinggi dan proses pengawasan internal institusi kepolisian. Publik membutuhkan penjelasan yang terbuka agar tidak terjebak spekulasi.

Mabes Polri diharapkan segera memberikan kepastian mengenai kebenaran informasi tersebut, termasuk jumlah personel yang diperiksa, lokasi pemeriksaan, serta perkara yang sedang ditelusuri. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Lagi Sejalan dengan Hati Nurani, AKBP Netty Pilih Tinggalkan Polri
Kapolri Suyudi Ancam Pidanakan Polisi dan Pegawai BNN Pakai Vape Berisi Narkotika
Polri Larang Vape untuk Seluruh Personel, Pelanggar Terancam Sanksi
Pigai Perintahkan Kanwil HAM Periksa Penggeledahan Ponpes Sukoharjo
Banjir Mulai Terjadi di Sejumlah Daerah, Ini 8 Langkah BNPB Hadapi Musim Hujan
Beras Subsidi Diduga Dijual Premium, Amran: Petani dan Konsumen Dikhianati
Banjir Rob Mengancam 15 Provinsi, Kenali Wilayah dan Cara Mengantisipasinya
Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:25 WIB

Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan

Selasa, 3 November 2026 - 06:40 WIB

Tak Lagi Sejalan dengan Hati Nurani, AKBP Netty Pilih Tinggalkan Polri

Senin, 2 November 2026 - 19:32 WIB

Kapolri Suyudi Ancam Pidanakan Polisi dan Pegawai BNN Pakai Vape Berisi Narkotika

Senin, 2 November 2026 - 08:32 WIB

Polri Larang Vape untuk Seluruh Personel, Pelanggar Terancam Sanksi

Minggu, 1 November 2026 - 19:38 WIB

Pigai Perintahkan Kanwil HAM Periksa Penggeledahan Ponpes Sukoharjo

Berita Terbaru

PM Kanada Mark Carney dan Presiden AS Donald Trump membahas potensi kesepakatan perdagangan menjelang pemilu paruh waktu Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Dan Presiden AS Bahas Kesepakatan Perdagangan

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:21 WIB

Polisi Israel membebaskan tersangka dugaan suap pemilih. Keputusan ini memukul telak manuver Partai Likud pimpinan Netanyahu yang berusaha menolak hasil pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Israel Bebaskan Tersangka Suap Pemilih, Upaya Likud

Selasa, 3 Nov 2026 - 13:11 WIB

Politisi Jerman mengecam aksi penjarahan dan bentrokan saat demonstrasi GenZ regelt! Simak ulasan tuntutan pemuda. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:04 WIB

Penasihat Presiden UEA Anwar Gargash berharap mediasi Qatar cegah konflik AS-Iran. Simak ulasan perundingan Selat Hormuz.

INTERNASIONAL

UEA Berharap Mediasi Qatar Berhasil Mencegah Konflik

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:08 WIB