Donald Trump Menunda Paket Sanksi Berat Terhadap Rusia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump menunda pelaksanaan sanksi ekonomi berat terhadap Rusia dengan alasan kepentingan nasional Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

Donald Trump menunda pelaksanaan sanksi ekonomi berat terhadap Rusia dengan alasan kepentingan nasional Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON – Presiden Donald Trump resmi menunda pelaksanaan paket sanksi ekonomi berat terhadap Rusia.

Trump menandatangani perintah eksekutif tersebut hanya dua hari sebelum batas waktu pemberlakuan sanksi.

Gedung Putih menyebut langkah penundaan sanksi tersebut berjalan demi menjaga kepentingan nasional Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

RUU sanksi ekonomi tersebut sebelumnya memakai nama mendiang Senator South Carolina, Lindsey Graham.

Aturan hukum ini menargetkan jaringan bank, pejabat pemerintah, serta armada kapal tanker minyak milik Rusia.

Keputusan Mengejutkan Menjelang Pemilu Sela

Keputusan mendadak ini menyusul langkah Trump membeli ratusan ribu ton diesel dari pihak Rusia.

Baca Juga :  Trump Mengonfirmasi Pemindahan Jet Pembom B-1 dari Inggris

Trump mengklaim pembelian diesel Rusia bertujuan menekan lonjakan harga energi menjelang Pemilu Sela November.

Sebaliknya, survei AP-NORC menunjukkan mayoritas rakyat Amerika Serikat menolak kebijakan perang Iran milik Trump.

Penundaan sanksi ini berisiko memperlemah posisi Ukraina dalam menghadapi agresi militer pemerintah Rusia.

Bahkan, Senator Darline Graham tetap mendukung wewenang penuh Presiden dalam mengeksekusi sanksi ekonomi tersebut.

Kritik Keras Kalangan Kongres Amerika Serikat

Anggota DPR Don Beyer mengecam keputusan Trump yang dinilai memberi angin segar kepada Vladimir Putin.

Baca Juga :  Pengacara Mantan Atlet Olimpiade AS Mendesak Penyelidikan

Beyer meminta Kongres segera memperbaiki celah hukum agar Presiden tidak mengabaikan dukungan bagi Ukraina.

Sementara itu, Trump terus menekan Presiden Volodymyr Zelenskyy agar segera menyepakati perdamaian dengan Moscow.

Pemerintah Rusia berjanji menyuplai jutaan ton diesel untuk pasar domestik Amerika Serikat dalam beberapa tahap.

Namun, para pakar menilai kesepakatan diesel tersebut tidak akan mampu menurunkan harga bahan bakar global.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel Menyerang Warga Palestina Dan Jurnalis Washington Post
Volodymyr Zelenskyy Mengecam Kesepakatan Diesel AS-Rusia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mungut Jabatan
Donald Trump Melontarkan Lelucon Tentang Nama Mohammad
Paus Leo XIV Mulai Kembali Bekerja Dan Menunjukkan Pemulihan
Dua Wanita Menggugat Mantan Anggota DPR AS Matt Gaetz
Jerman Dan Inggris Memperingatkan Upaya Normalisasi Rusia
Sekolah Swasta Runtuh Di Peshawar Menewaskan Puluhan Anak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Israel Menyerang Warga Palestina Dan Jurnalis Washington Post

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Donald Trump Menunda Paket Sanksi Berat Terhadap Rusia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Volodymyr Zelenskyy Mengecam Kesepakatan Diesel AS-Rusia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Donald Trump Melontarkan Lelucon Tentang Nama Mohammad

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Paus Leo XIV Mulai Kembali Bekerja Dan Menunjukkan Pemulihan

Berita Terbaru

Puluhan pemukim Israel menyerang warga Palestina dan menganiaya jurnalis Washington Post Heidi Levine saat panen zaitun di Abu Falah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Israel Menyerang Warga Palestina Dan Jurnalis Washington Post

Sabtu, 17 Okt 2026 - 18:31 WIB

Donald Trump menunda pelaksanaan sanksi ekonomi berat terhadap Rusia dengan alasan kepentingan nasional Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Menunda Paket Sanksi Berat Terhadap Rusia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 17:28 WIB

Volodymyr Zelenskyy mengecam kesepakatan diesel AS-Rusia di KTT Uni Eropa Brussel dan menyebut diplomasi Putin sekadar parodi perdamaian. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Volodymyr Zelenskyy Mengecam Kesepakatan Diesel AS-Rusia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:26 WIB