Jerman Dan Inggris Memperingatkan Upaya Normalisasi Rusia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jerman dan Inggris memperingatkan langkah AS yang merangkul kembali Rusia di forum G20 Bangkok serta menyerukan pengetatan sanksi armada minyak. Dok: Istimewa.

Jerman dan Inggris memperingatkan langkah AS yang merangkul kembali Rusia di forum G20 Bangkok serta menyerukan pengetatan sanksi armada minyak. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, BANGKOK – Jerman memberikan peringatan keras terhadap upaya membawa kembali Rusia ke panggung diplomasi internasional.

Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil mengkritik kehadiran Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov pada pertemuan G20 Bangkok.

Klingbeil menegaskan bahwa negara-negara Eropa menolak keras anggapan bahwa Rusia dapat kembali menjadi anggota normal G20.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, Deputi Menteri Keuangan Amerika Serikat Erin Browne membela kehadiran delegasi Rusia demi membuka ruang dialog.

Keretakan Kebijakan Sanksi Ekonomi Dan Armada Kapal Minyak

Sementara itu, Menteri Keuangan Inggris John Healey menyerukan pengetatan sanksi terhadap armada kapal pengangkut minyak Rusia.

Baca Juga :  Takaichi Temui Trump di Washington di Tengah Pusaran Perang Iran

Healey meminta para menteri keuangan G20 menutup celah perdagangan minyak yang mendanai invasi militer Rusia ke Ukraina.

Sebaliknya, pemerintah Amerika Serikat justru mempertimbangkan pelonggaran sanksi bagi armada kapal tanker pengangkut minyak tersebut.

Bahkan Presiden Donald Trump telah mencabut sanksi bahan bakar diesel Rusia secara sementara hingga memicu kritik tajam.

Komitmen Bantuan Keuangan Dan Perbaikan Pembangkit Nuklir

Di sisi lain, Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan bahwa Eropa tetap memegang kendali atas aset-aset kedaulatan Rusia.

Baca Juga :  Zelenskyy Desak Trump Izinkan Akses Panduan Rudal

Merz menolak usulan pengalihan aset beku tersebut ke bawah pengawasan Amerika Serikat dalam kerangka perundingan damai.

Selain itu, Uni Eropa menyiapkan dana komitmen sebesar 45 miliar euro untuk mendukung stabilitas keuangan Ukraina.

Inggris juga mengucurkan dana sebesar 17 juta poundsterling guna memperbaiki fasilitas Чорнобильська атомна електростанція pasca serangan drone.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekolah Swasta Runtuh Di Peshawar Menewaskan Puluhan Anak
Kelompok Houthi Menggempur Istana Kepresidenan Aden
Donald Trump Membatalkan Rencana Siaran Eksekusi Mati
Ukraina Akhiri Gencatan Senjata Dan Gempur Kilang Minyak
Penembakan Di Sekolah Dasar Oregon Menewaskan Lima Orang
Visa Business Manager Yang Meninggalkan Jepang Melonjak
Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland
Kelompok Pengawas Pemerintah Menggugat Jared Kushner

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Jerman Dan Inggris Memperingatkan Upaya Normalisasi Rusia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Sekolah Swasta Runtuh Di Peshawar Menewaskan Puluhan Anak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Donald Trump Membatalkan Rencana Siaran Eksekusi Mati

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Ukraina Akhiri Gencatan Senjata Dan Gempur Kilang Minyak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Penembakan Di Sekolah Dasar Oregon Menewaskan Lima Orang

Berita Terbaru

Jerman dan Inggris memperingatkan langkah AS yang merangkul kembali Rusia di forum G20 Bangkok serta menyerukan pengetatan sanksi armada minyak. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jerman Dan Inggris Memperingatkan Upaya Normalisasi Rusia

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:22 WIB

Atap sekolah swasta Al-Khair di Peshawar runtuh dan menewaskan sedikitnya 34 anak-anak serta seorang guru. Polisi menahan pemilik gedung. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Sekolah Swasta Runtuh Di Peshawar Menewaskan Puluhan Anak

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:20 WIB