Nvidia dan Kawasaki Duet Ciptakan Robot AI Galangan Kapal

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah revolusioner galangan kapal modern. Nvidia dan Kawasaki Heavy Industries bersinergi mengembangkan robot pintar guna mengatasi krisis tenaga kerja di Jepang. Dok: Istimewa.

Langkah revolusioner galangan kapal modern. Nvidia dan Kawasaki Heavy Industries bersinergi mengembangkan robot pintar guna mengatasi krisis tenaga kerja di Jepang. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Raksasa teknologi Nvidia menjalin kemitraan strategis baru di Jepang.

Nvidia menggandeng produsen alat berat Kawasaki Heavy Industries.

Kedua perusahaan sepakat mengembangkan robot bertenaga kecerdasan buatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Robot pintar ini akan membantu proses pembuatan kapal modern.

Solusi Cerdas Atasi Krisis Tenaga Kerja

Kawasaki mengumumkan rilis proyek ambisius ini hari Kamis.

Pengumuman berlangsung saat kunjungan CEO Nvidia Jensen Huang.

Industri galangan kapal Jepang kini menghadapi tantangan berat.

Baca Juga :  Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Negara sakura mengalami penyusutan jumlah tenaga kerja ahli.

Penurunan angka kelahiran memicu krisis pekerja lokal tersebut.

Integrasi AI Fisik dan Digital Twin

Robot pintar akan menangani pekerjaan berat di galangan.

Pekerja memanfaatkan robot untuk mengelas dan mengecat kapal.

Robot juga melakukan inspeksi serta pemindahan material berat.

Kawasaki merancang sistem galangan kapal digital generasi baru.

Sistem ini mengoptimalkan teknologi kecerdasan buatan fisik.

Pengembang juga menggunakan simulasi digital kembar (digital twin).

Langkah ini bertujuan mendongkrak kapasitas produksi galangan.

Metode baru juga membantu perakitan kapal ramah lingkungan.

Kini dunia menuntut kehadiran kapal rendah emisi karbon.

Baca Juga :  HUT ke-250 AS, Trump Serukan Batasan Pemilu Baru

Nostalgia Jensen Huang Bersama Manajemen Sega

Jensen Huang juga melakukan agenda kunjungan santai.

Huang mendatangi pusat permainan arkade Sega di Tokyo.

Ia menyampaikan terima kasih mendalam kepada jajaran eksekutif.

Sega menyelamatkan Nvidia melalui investasi masa lalu.

Raksasa game tersebut mengucurkan dana lima juta dolar.

Investasi penyelamat ini mengalir pada era sembilan puluhan.

“Tanpa bantuan Sega, Nvidia tidak akan bertahan,” ujar Huang.

Nvidia sempat salah memilih fokus pengembangan teknologi awal.

Nvidia hampir mengalami kebangkrutan total pada tahun 1995.

Kini Nvidia tumbuh menjadi perusahaan terbesar di dunia.

Huang menganggap pencapaian fantastis tersebut sangat luar biasa.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Huawei Watch D3 Resmi Meluncur, Smartwatch Tekanan Darah
Samsung Rilis Neo WindFree Lite, AC dengan Teknologi WindFree
NVIDIA DLSS 5 Bocor Berhasil Dimodifikasi Berjalan di RTX 20
Huawei Umumkan Nova 16s Series untuk Pasar Global
Huawei Rilis Smartwatch Watch GT 7 Series
Samsung Siap Perluas Beta One UI 9 ke Galaxy A
Hisense Luncurkan A10 Series, Ponsel E-Ink dengan Layar Warna
Bocoran OPPO Find X10 Pro Max Bawa Tiga Kamera 200MP

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 07:28 WIB

Huawei Watch D3 Resmi Meluncur, Smartwatch Tekanan Darah

Jumat, 4 September 2026 - 06:00 WIB

Samsung Rilis Neo WindFree Lite, AC dengan Teknologi WindFree

Kamis, 3 September 2026 - 15:48 WIB

NVIDIA DLSS 5 Bocor Berhasil Dimodifikasi Berjalan di RTX 20

Kamis, 3 September 2026 - 14:40 WIB

Huawei Umumkan Nova 16s Series untuk Pasar Global

Kamis, 3 September 2026 - 13:36 WIB

Huawei Rilis Smartwatch Watch GT 7 Series

Berita Terbaru

Ilustrasi, Prakiraan cuaca Jabodetabek Sabtu 5 September 2026 dengan langit berawan.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jabodetabek Sabtu 5 September 2026, Suhu Tembus 36 Derajat

Sabtu, 5 Sep 2026 - 06:20 WIB

Pemerintahan Trump ajukan banding darurat ke Mahkamah Agung soal pembatasan surat suara pos jelang pemilu sela November. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Kembali Ajukan Banding ke MA

Sabtu, 5 Sep 2026 - 06:04 WIB