BANDUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Tragedi longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasir, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terus menyisakan pilu.
Badan SAR Nasional (Basarnas) menyerahkan 53 kantong body part korban longsor kepada tim Disaster Victim Identification (DVI), Rabu (28/1/2026).
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengungkapkan, puluhan body part tersebut dikumpulkan dari hasil pencarian hingga pukul 16.00 WIB. Seluruhnya kini berada di tangan tim DVI untuk proses identifikasi lanjutan.
Namun upaya pencarian korban belum sepenuhnya tuntas. Cuaca buruk menjadi penghambat utama operasi SAR. Hujan deras dan kabut tebal membuat jarak pandang menyusut drastis hingga sekitar 100 meter.
“Kondisi cuaca tidak memungkinkan. Operasi terpaksa dihentikan sementara,” kata Syafii.
Meski demikian, Basarnas memastikan pencarian kembali dilanjutkan esok hari. Tim SAR akan lebih dulu menurunkan anjing pelacak K-9 untuk mendeteksi keberadaan korban yang diduga masih tertimbun longsoran tanah.
Setelah itu, personel gabungan akan bergerak dengan dukungan alat berat dan perlengkapan khusus. Unsur udara juga disiagakan untuk memantau kondisi lokasi bencana jika cuaca membaik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, Posko SAR terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta unsur TNI-Polri guna mempercepat proses evakuasi dan pencarian korban.
Longsor di Cisarua ini menjadi pengingat keras akan ancaman bencana alam di wilayah rawan. Operasi pencarian masih berlanjut, sementara keluarga korban terus menanti kabar di tengah ketidakpastian. (red)
Editor : Hadwan





















