Trump Usul Ganti Nama Selat Hormuz Jadi Trump Strait

Kamis, 3 September 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Trump usulkan ganti nama Selat Hormuz jadi

Trump usulkan ganti nama Selat Hormuz jadi "Trump Strait" di tengah bentrokan dengan Iran, lalu klaim usulan itu cuma candaan. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan penggantian nama Selat Hormuz menjadi “Trump Strait” pada Rabu. Usulan ini muncul di tengah bentrokan yang masih berlangsung dengan Iran.

Beberapa jam kemudian, Trump justru menyiratkan usulan tersebut tidak serius. Sikap ini menambah daftar panjang gestur kontroversial Trump terkait penamaan wilayah geografis internasional.

Trump Klaim AS Kendalikan Penuh Selat Hormuz

Sepanjang periode kedua masa jabatannya, Trump memang kerap mengganti nama sejumlah perairan internasional. Sebagian besar langkah ini bertujuan menyindir negara lain, termasuk lewat usulan terbarunya kali ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usulan penggantian nama muncul saat Trump menegaskan AS sudah mengendalikan penuh jalur pelayaran krusial tersebut. Padahal, bentrokan baru dengan Iran masih berkecamuk di kawasan itu.

“Sekarang kita sudah mengendalikannya, bagaimana kalau kita ganti nama Selat Hormuz jadi TRUMP STRAIT???” tulis Trump di Truth Social. Ia menambahkan bahwa nama tersebut akan “lebih panas” seperti Amerika sendiri.

Baca Juga :  Pintu Terbuka di Beijing: Tiongkok Ajak Perusahaan Amerika Serikat Ekspansi dan Tumbuh Bersama

Gedung Putih kemudian mengunggah peta Teluk dengan nama usulan Trump di media sosial. “Namanya terdengar bagus,” tulis Gedung Putih dalam unggahan tersebut.

Iran Blokade Selat, Trump Klaim Kedaulatan

Sementara itu, Iran secara efektif menutup titik strategis yang dilalui seperlima pasokan minyak dunia tersebut. Langkah Iran ini menjadi balasan atas perang yang Trump mulai bersama Israel akhir Februari lalu.

Dalam beberapa pekan terakhir, Trump berulang kali mengancam mengklaim kedaulatan atas Selat Hormuz. Ia bahkan sempat mengunggah peta yang menampilkan selat tersebut sebagai “wilayah baru AS”.

Trump Akhirnya Anggap Usulan Hanya Candaan

Namun, Trump kemudian meredam gagasan penggantian nama Selat Hormuz tersebut. Ia memberikan tanggapan santai saat seorang wartawan AFP menanyakan keseriusannya di Ruang Oval.

“Itu cuma dilontarkan begitu saja,” ujar Trump sambil tertawa kecil menanggapi pertanyaan tersebut. Pernyataan ini seolah menegaskan usulan tersebut hanya gurauan semata.

Meski demikian, sejumlah usulan Trump berusia 80 tahun ini punya rekam jejak berbeda. Beberapa gagasan yang awalnya dianggap lelucon justru benar-benar terealisasi di kemudian hari.

Baca Juga :  Trump Justifikasi Perang Iran, Jepang Merasa Dilecehkan

Rekam Jejak Trump Ganti Nama Wilayah Geografis

Pekan lalu, Trump menandatangani perintah resmi mengganti nama Danau Ontario menjadi “Lake America”. Langkah ini muncul di tengah perang dagang dengan Kanada, hanya beberapa hari usai ia melontarkan idenya secara bercanda.

Trump juga sebelumnya mengganti nama Teluk Meksiko menjadi “Gulf of America”. Perubahan ini ia lakukan pada hari pertama masa jabatan keduanya di Gedung Putih pada Januari 2025.

Hingga kini, baik Meksiko maupun Kanada belum menerima perubahan nama tersebut. Selain itu, Trump juga gencar mengganti nama sejumlah fasilitas publik dengan namanya sendiri, termasuk pusat seni Kennedy di Washington.

Bersamaan dengan itu, Departemen Keuangan AS pada Rabu merilis koin satu dolar bergambar wajah Trump. Koin ini diterbitkan untuk memperingati 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS-Iran Baku Serang, Kekhawatiran Perang Kembali Meletus
Putin Sebut Kemunduran Rusia-Jepang Kesalahan Tokyo
Kemlu AS Usulkan Orang Tua Wajib Buktikan Status
AS Serang Iran Lagi, Serangan Kena Pesta Pernikahan
Jepang Longgarkan Aturan Lembur Mulai Selasa, Picu Kritik
MSI Hadirkan Laptop Gaming Katana 15 HX dengan Opsi DDR4
Nepal Peringatkan Potensi Banjir Susulan
Trump Ancam Laporkan Jurnalis NBC Kristen Welker ke FCC

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:56 WIB

Trump Usul Ganti Nama Selat Hormuz Jadi Trump Strait

Kamis, 3 September 2026 - 08:37 WIB

AS-Iran Baku Serang, Kekhawatiran Perang Kembali Meletus

Kamis, 3 September 2026 - 06:34 WIB

Putin Sebut Kemunduran Rusia-Jepang Kesalahan Tokyo

Rabu, 2 September 2026 - 16:08 WIB

Kemlu AS Usulkan Orang Tua Wajib Buktikan Status

Rabu, 2 September 2026 - 15:00 WIB

AS Serang Iran Lagi, Serangan Kena Pesta Pernikahan

Berita Terbaru

Hisense meluncurkan A10 Series, ponsel e-ink dengan layar warna magnetik opsional, prosesor Qualcomm QCM6690. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Hisense Luncurkan A10 Series, Ponsel E-Ink dengan Layar Warna

Kamis, 3 Sep 2026 - 10:03 WIB

Trump usulkan ganti nama Selat Hormuz jadi

INTERNASIONAL

Trump Usul Ganti Nama Selat Hormuz Jadi Trump Strait

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:56 WIB

OPPO Find X10 Pro Max dikabarkan membawa tiga kamera 200MP sekaligus, termasuk ultrawide, menjadikannya konfigurasi kamera. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Bocoran OPPO Find X10 Pro Max Bawa Tiga Kamera 200MP

Kamis, 3 Sep 2026 - 08:54 WIB

AS dan Iran terlibat baku serang terbesar sejak Juli, memicu kekhawatiran perang penuh kembali meletus di Timur Tengah dan gejolak pasar global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS-Iran Baku Serang, Kekhawatiran Perang Kembali Meletus

Kamis, 3 Sep 2026 - 08:37 WIB