Google Resmi Luncurkan Asisten Proaktif Gemini Spark

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

MOUNTAIN VIEW, POSNEWS.CO.ID – Google resmi memulai era “Agentic AI”. CEO Sundar Pichai memperkenalkan asisten cerdas terbaru, Gemini Spark, dalam konferensi pengembang tahunan Google I/O, Selasa (19/5/2026). Asisten ini mampu melakukan tugas secara proaktif demi kepentingan pengguna.

Sebelumnya, asisten AI hanya sekadar menjawab pertanyaan. Namun, Gemini Spark kini bekerja di balik layar. Sistem ini mampu mengelola catatan rapat, surel, dan pesan secara mandiri. Oleh karena itu, pengguna dapat merasakan bantuan yang nyata dalam aktivitas sehari-hari.

Gemini 3.5: Kecepatan dan Efisiensi Baru

Google meluncurkan keluarga model terbaru, Gemini 3.5. Tahap awalnya, perusahaan merilis model “Flash” untuk pengguna global. Google mengklaim model ini memiliki kecepatan empat kali lipat lebih tinggi dari kompetitor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, model Flash menjadi standar bawaan untuk aplikasi Gemini dan fitur “AI mode” di Google Search. Tidak hanya itu, Google juga sedang menyiapkan model Gemini Pro versi 3.5. Mereka berencana merilis versi ini kepada publik pada bulan depan.

Baca Juga :  Diplomasi di Bawah Bayang-Bayang Iran: AS Tunda Pertemuan Damai Ukraina

Selain itu, model-model ini telah melalui pelatihan keamanan yang jauh lebih ketat. Dengan demikian, AI akan lebih jarang menghasilkan konten berbahaya atau menolak menjawab pertanyaan yang aman bagi pengguna.

Gemini Omni: Kreasi Video Realistis

Google turut memperkenalkan model Gemini Omni. Alat ini memungkinkan pengguna membuat konten video berkualitas tinggi melalui perintah teks, gambar, atau audio. Pengguna bahkan dapat menyunting video tersebut melalui percakapan alami dengan AI.

Di samping itu, Omni memiliki pemahaman mendalam tentang gaya gravitasi dan dinamika fluida. Oleh sebab itu, video yang dihasilkan terlihat jauh lebih realistis dibanding model lainnya. Google akan menyematkan tanda air digital “SynthID” pada setiap video yang tercipta guna menjamin verifikasi keaslian konten.

Kacamata Pintar dan Masa Depan Pencarian

Google menghidupkan kembali proyek kacamata pintar mereka. Perusahaan bekerja sama dengan Samsung dan merek eyewear seperti Gentle Monster dan Warby Parker. Rencananya, dua jenis kacamata akan hadir pada musim gugur nanti.

  • Audio Glasses: Memberikan bantuan suara langsung ke telinga pengguna.
  • Display Glasses: Menyediakan informasi visual langsung di depan mata.
Baca Juga :  Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Selain itu, mesin pencari Google kini mendapatkan pembaruan terbesar dalam 25 tahun terakhir. “AI mode” pada Google Search akan menyajikan jawaban yang lebih bersifat percakapan bagi pengguna. Fitur ini telah melayani lebih dari satu miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.

Mengelola Ekspektasi dan Keamanan

Investasi Alphabet Inc. dalam pengembangan AI mencapai angka yang fantastis, yakni $190 miliar tahun ini. Maka dari itu, perusahaan harus membuktikan nilai investasi tersebut melalui pertumbuhan pendapatan yang kuat.

Singkatnya, langkah Google ini menegaskan posisi mereka dalam perlombaan AI. Di tahun 2026 yang penuh gejolak teknologi, kemampuan AI untuk membantu manusia secara proaktif akan menjadi standar baru industri. Dengan demikian, dunia kini menanti bagaimana asisten proaktif ini mengubah produktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Game Science Rilis Trailer Gameplay Black Myth: Zhong Kui
Harga Memori DDR4 Diprediksi Melonjak 50% pada Kuartal III
HYDRA, Tool Overclocking yang Buka Potensi Ekstra RTX 50
Supreme Analogue Pocket Hadir dengan Lapisan Emas 24K
Burn-in Layar OLED Masih Jadi Risiko bagi Gamer
Elden Ring untuk Switch 2 Tampil Lebih Stabil di 30 FPS
ASRock DeskMeet X300 Custom PC Rp1.050
Microsoft Rilis Surface Laptop 8 dengan Baterai Lebih Awet

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Game Science Rilis Trailer Gameplay Black Myth: Zhong Kui

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Harga Memori DDR4 Diprediksi Melonjak 50% pada Kuartal III

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:48 WIB

HYDRA, Tool Overclocking yang Buka Potensi Ekstra RTX 50

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Supreme Analogue Pocket Hadir dengan Lapisan Emas 24K

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Burn-in Layar OLED Masih Jadi Risiko bagi Gamer

Berita Terbaru

Pengadilan Tinggi Hong Kong memvonis bersalah dua mantan pemimpin kelompok yang selama puluhan tahun menggelar peringatan tragedi Tiananmen 1989. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hong Kong Vonis Bersalah 2 Pemimpin Peringatan Tiananmen

Sabtu, 22 Agu 2026 - 16:59 WIB

Game Science mendadak merilis trailer gameplay berdurasi 15 menit untuk Black Myth: Zhong Kui. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Game Science Rilis Trailer Gameplay Black Myth: Zhong Kui

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:30 WIB