Haedar Nashir: Ormas Islam Berikan Masukan Presiden Prabowo, Tegaskan Persatuan Bangsa

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para ketua dan sekjen ormas Islam hadir dalam pertemuan bersama Presiden untuk membahas aspirasi dan stabilitas nasional. (Dok-Sekpres)

Para ketua dan sekjen ormas Islam hadir dalam pertemuan bersama Presiden untuk membahas aspirasi dan stabilitas nasional. (Dok-Sekpres)

JAKARTA – Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyatakan ormas Islam yang diundang memberi masukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto terkait situasi nasional saat ini. Ia mengapresiasi keterbukaan Presiden dalam menerima semua pandangan.

“Kami berdialog selama tiga jam dan Pak Presiden terbuka terhadap semua masukan,” ujar Haedar, Sabtu (30/8/2025).

Haedar menekankan pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Ia berharap masyarakat memaknai demokrasi secara jernih dan memanfaatkan proses demokrasi dengan penuh tanggung jawab.

“Kami memahami aspirasi dan demokrasi, namun seluruh rakyat harus memanfaatkan demokrasi dengan penuh pertanggungjawaban dan keadaban,” tegasnya.

Selain itu, Haedar mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap pengaruh kekerasan yang dapat meruntuhkan kesatuan bangsa.

“Waspadai hal-hal yang membawa pada kekerasan dan meruntuhkan persatuan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan - Waspada Perubahan Ekstrem

Pertemuan ini turut dihadiri Ketua MPR Ahmad Muzani, sejumlah menteri dan wakil menteri, serta tokoh ormas Islam, termasuk: Ketum Dewan Dakwah Adian Husaini, Ketum AQL Bachtiar Nasir, Ketum Mathalul Anwar Embay Mulya Syarief, Ketum Al-Irsyad Al-Islamiyah Faisol Nasar Madi, Presiden Syarikat Islam Hamdan Zoelva, dan sejumlah ketua serta sekjen ormas lainnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru
Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB