Hari ke-9 Pencarian, SAR Angkat 5 Body Part Baru di Longsor Cisarua

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor Bandung Barat, SAR Kerahkan Ribuan Personel Cari Sisa Korban. (Posnews/BNPB)

Longsor Bandung Barat, SAR Kerahkan Ribuan Personel Cari Sisa Korban. (Posnews/BNPB)

BANDUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Tragedi longsor Cisarua terus memakan korban. Tim SAR Gabungan kembali mengangkat lima potongan tubuh manusia pada hari ke-9 pencarian, Sabtu (31/1/2026).

Temuan ini membuat total body part yang dievakuasi menembus 65 bagian, diduga berasal dari sekitar 15 korban jiwa.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyebut, hingga pukul 11.32 WIB, petugas menyisir lokasi dan menemukan lima body part baru di sejumlah titik rawan.

β€œTotal sampai hari ini 65 body part, perkiraan dari 15 korban,” ujar Ade.

Baca Juga :  Hutan Seukuran Kroasia Hilang: Belajar dari Kehancuran

Potongan tubuh itu ditemukan di Worksite B2, A1, dan A2, area yang sejak awal dikenal paling berat tertimbun material longsor.

Sementara data DVI mencatat, hingga Jumat malam, 49 body part sudah teridentifikasi, sedangkan 10 lainnya masih diperiksa.

Sehari sebelumnya, tim SAR mengevakuasi 60 body part. Saat itu, petugas memperkirakan 20 korban masih tertimbun di bawah timbunan tanah dan bebatuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencarian belum dihentikan. Ribuan personel terus dikerahkan dan dibagi ke tiga sektor utama. Petugas mengandalkan tenaga manual, anjing pelacak K9, serta alat berat untuk membongkar material longsor.

Baca Juga :  Operasi Modifikasi Cuaca BNPB Dimulai dari Semarang, Curah Hujan Muria Raya Dibidik

Total 3.675 personel turun ke lokasi. SAR juga mengerahkan 17 ekskavator dan 22 unit K9 demi mengejar waktu.

Namun, ancaman masih mengintai. Cuaca labil dan potensi longsor susulan memaksa petugas bekerja ekstra hati-hati.

Sesuai keputusan Basarnas, operasi SAR terus berjalan mengikuti masa tanggap darurat yang ditetapkan Bupati Bandung Barat hingga 6 Februari 2026.

Tragedi Cisarua pun belum berakhir. Potongan demi potongan korban masih terus dicari dari timbunan maut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Tegaskan ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Berhak Ajukan Pleidoi di PN Batam
Ibu ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Menangis, Minta Prabowo Hentikan Hukuman Mati
Cuaca Jabodetabek 21 Februari 2026, Berawan Tebal Hingga Hujan Ringan
Kreasi Minuman Segar Tanpa Gula Berlebih untuk Berbuka
Krisis Kesatuan Kanada: Alberta Gelar Referendum Batasi Imigran
Kronologi KA Bandara Soetta Tabrak Truk Trailer di Tangerang Terekam CCTV
Pemerintah Wacanakan Komnas HAM Punya Kewenangan Penyidikan Kasus HAM Berat
Begal Modus Pura-pura Diludahi di Cempaka Putih, Motor Pemuda Sukabumi Raib

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:51 WIB

Kejagung Tegaskan ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Berhak Ajukan Pleidoi di PN Batam

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:19 WIB

Ibu ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Menangis, Minta Prabowo Hentikan Hukuman Mati

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:53 WIB

Cuaca Jabodetabek 21 Februari 2026, Berawan Tebal Hingga Hujan Ringan

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:55 WIB

Kreasi Minuman Segar Tanpa Gula Berlebih untuk Berbuka

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:45 WIB

Krisis Kesatuan Kanada: Alberta Gelar Referendum Batasi Imigran

Berita Terbaru

Minuman hangat seperti wedang jahe, susu kunyit, dan teh jahe lemon yang meningkatkan imun tubuh saat musim hujan. (Posnews/Bluebird Provisions on Unsplash)

NETIZEN

Kreasi Minuman Segar Tanpa Gula Berlebih untuk Berbuka

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:55 WIB

Otonomi vs Federasi. Premier Alberta Danielle Smith mengumumkan referendum untuk membatasi jumlah imigran guna mengurangi beban berat pada layanan publik dan infrastruktur provinsi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Krisis Kesatuan Kanada: Alberta Gelar Referendum Batasi Imigran

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:45 WIB