Hujan Deras Picu Longsor di Cisarua Bandung Barat, 113 Warga Terdampak

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor Maut Cisarua Bandung Barat, Tim SAR Masih Cari 82 Korban. (Posnews/Net)

Longsor Maut Cisarua Bandung Barat, Tim SAR Masih Cari 82 Korban. (Posnews/Net)

BANDUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan hujan berintensitas tinggi menjadi pemicu utama longsor maut di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Bencana itu terjadi Sabtu (24/1/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

“Longsor dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi dan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Kecamatan Cisarua,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Sabtu.

Selanjutnya, BNPB bersama BPBD Kabupaten Bandung Barat langsung melakukan kaji cepat dan asesmen awal di lokasi bencana.

Baca Juga :  Ribuan Ponpes Terancam Ambruk, BNPB Ungkap Hanya 50 Ponpes yang Punya IMB

Tim memetakan kerusakan, korban terdampak, serta kebutuhan bantuan darurat, termasuk operasi pencarian korban yang tertimbun longsor.

“Hingga saat ini BPBD Bandung Barat bersama lintas instansi masih melakukan pendataan lanjutan, pemantauan lokasi, dan pencarian korban,” tegas Abdul.

Di sisi lain, BNPB mengeluarkan peringatan keras kepada warga yang tinggal di kawasan rawan longsor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melakukan evakuasi mandiri jika hujan deras kembali turun dalam durasi lama.

Baca Juga :  Generasi AI: Ketika Skripsi dan Kreativitas Diserahkan pada ChatGPT

“Jika hujan lebat berlangsung lama dan kondisi tidak aman, masyarakat harus segera mengungsi,” kata Abdul.

Sementara itu, data terkini Kantor SAR Bandung hingga pukul 12.30 WIB mencatat 113 warga terdampak akibat longsor tersebut.

Dari jumlah itu, 23 orang selamat, delapan orang meninggal dunia, dan 82 orang masih dalam pencarian.

Hingga kini, Tim SAR Gabungan terus berjibaku menyisir lokasi longsor dengan peralatan manual dan pemantauan udara, sambil mewaspadai ancaman longsor susulan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba White Rabbit Jakarta, Pelayan Hingga Bandar Dicokok
TNI Bongkar 4 Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus, Tiga Perwira Terlibat
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz
AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah
Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO
3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber
Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan
Mengapa Nuklir Inggris Tidak Menakuti AS, tapi Nuklir Iran Menjadi Krisis?

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:06 WIB

Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba White Rabbit Jakarta, Pelayan Hingga Bandar Dicokok

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:23 WIB

TNI Bongkar 4 Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus, Tiga Perwira Terlibat

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:38 WIB

Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:29 WIB

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:27 WIB

Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO

Berita Terbaru

Permainan izin di jalur energi. Iran menerapkan

INTERNASIONAL

Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 18 Mar 2026 - 14:38 WIB

Lampu hijau dari Washington. Amerika Serikat mendorong pemerintahan baru Suriah untuk mengirim pasukan ke Lebanon Timur guna melucuti Hezbollah, memicu dilema keamanan bagi Presiden Ahmed al-Sharaa di tengah eskalasi perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Mar 2026 - 12:29 WIB