Identitas Ko-Pilot FlyDubai Terungkap Usai Serang Kapten

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Identitas ko-pilot FlyDubai Hamam al-Hammami terungkap setelah mencoba menjatuhkan pesawat rute Dubai menuju Tel Aviv. Dok: Istimewa.

Identitas ko-pilot FlyDubai Hamam al-Hammami terungkap setelah mencoba menjatuhkan pesawat rute Dubai menuju Tel Aviv. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, DUBAI – Penyelidikan atas insiden penyerangan pesawat FlyDubai FZ1073 membuahkan fakta baru.

Identitas dan Rekam Jejak Pelaku

Tiga pejabat diplomatik mengonfirmasi identitas ko-pilot pesawat FlyDubai bernama Hamam al-Hammami.

Pria warga negara Oman tersebut menyerang kapten menggunakan kapak darurat kokpit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Otoritas Uni Emirat Arab mengategorikan penyerangan berbahaya tersebut sebagai aksi terorisme.

Baca Juga :  Amerika Serikat Mengirimkan 9.000 Prajurit dan Kapal Induk Ketiga

Sebelumnya, pihak maskapai Oman Air telah melarang Hamam al-Hammami mengemudikan pesawat.

Pemerintah Oman memindahkan pelaku ke pekerjaan administratif karena indikasi pandangan ekstremis.

Namun, maskapai FlyDubai tetap merekrut pelaku hingga menduduki posisi ko-pilot.

Kronologi Penyelidikan dan Motif Serangan

Penyelidik dari empat negara kini bekerja keras untuk mengungkap motif utama pelaku.

Kapten pesawat memanfaatkan sisa tenaganya untuk membuka pintu kokpit saat mendapat serangan.

Baca Juga :  Ko-Pilot Mencoba Menjatuhkan Pesawat Rute Dubai Tel Aviv

Para penumpang langsung menerobos masuk dan melumpuhkan pelaku secara bersama-sama.

Pesawat akhirnya mendarat darurat dengan selamat di wilayah Tabuk, Arab Saudi.

Pemerintah Uni Emirat Arab kini menahan pelaku serta memimpin proses penyelidikan intensif.

Otoritas keamanan juga meneliti kemungkinan keterlibatan kelompok ekstremis internasional dalam serangan ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland
Kelompok Pengawas Pemerintah Menggugat Jared Kushner
Kondisi Kesehatan Paus Leo XIV Membaik Pasca Operasi
Kelompok Houthi Mengancam Akan Terus Menggempur
SpaceX Membatasi Layanan Starlink Militer Ukraina
Zelenskyy Sebut Rusia Tetap Menyerang Fasilitas Energi
Kelompok Houthi Mengancam Amerika Serikat Pasca Serangan
Aparat Federal Amerika Serikat Menggeledah Kediaman DPR

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Kelompok Pengawas Pemerintah Menggugat Jared Kushner

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kondisi Kesehatan Paus Leo XIV Membaik Pasca Operasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kelompok Houthi Mengancam Akan Terus Menggempur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:22 WIB

SpaceX Membatasi Layanan Starlink Militer Ukraina

Berita Terbaru

Denmark menegaskan eksplorasi sumber daya alam Greenland oleh AS harus mematuhi hukum lokal dan tidak mendapat keistimewaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:40 WIB