Indonesia vs Bulgaria: Garuda Tumbang 0-1 di Final FIFA Series 2026, Penalti Jadi Petaka

Senin, 30 Maret 2026 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026 Usai Kalah dari Bulgaria. (Posnews/ist)

Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026 Usai Kalah dari Bulgaria. (Posnews/ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Mimpi juara pupus di depan mata.  Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria usai tumbang tipis 0-1 pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026) malam WIB.

Gol semata wayang dari titik putih yang dieksekusi Marin Petkov menjadi pembeda dalam laga sengit yang membuat Garuda harus puas sebagai runner-up.

Sejak awal laga, kedua tim tampil hati-hati. Indonesia mencoba menekan lewat bola mati, namun belum mampu menciptakan peluang matang.

Momentum krusial datang di menit ke-38. Bek Indonesia, Kevin Diks, melakukan tekel terhadap Zdravko Dimitrov di kotak penalti.

Awalnya wasit Muhammad Nazmi bin Nasaruddin tidak menganggap pelanggaran.

Namun, setelah intervensi VAR, keputusan berubah drastis. Bulgaria mendapat hadiah penalti. Petkov yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Emil Audero dan membawa timnya unggul 1-0.

Baca Juga :  Kebakaran Bogor: Tiga Kontrakan Hangus, Bayi 1,4 Tahun Tewas, Dua Orang Luka Bakar

Garuda Menekan, Tapi Tumpul di Depan

Memasuki babak kedua, pelatih John Herdman langsung melakukan perubahan taktik. Ia memasukkan Ivar Jenner untuk menambah daya gedor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, Indonesia tetap kesulitan membongkar pertahanan rapat Bulgaria. Sepanjang 10 menit awal babak kedua, Garuda bahkan belum mencatatkan tembakan tepat sasaran.

Sebaliknya, Bulgaria justru hampir menggandakan keunggulan. Kesalahan antisipasi bola sempat membuat gawang Indonesia terancam, beruntung lini belakang sigap melakukan blok krusial.

Peluang Emas Terbuang, Mistar Jadi Musuh

Indonesia akhirnya mendapatkan peluang emas lewat Ole Romeny. Menerima umpan terobosan, ia melepaskan tendangan lob yang nyaris berbuah gol—sayangnya bola hanya membentur mistar!

Pergantian pemain terus dilakukan. Beckham Putra masuk dan langsung memberi ancaman. Namun, penyelesaian akhir masih belum maksimal.

Di sisi lain, Bulgaria tetap berbahaya lewat serangan balik cepat. Vladimir Nikolov hampir menggandakan keunggulan, tetapi digagalkan penyelamatan penting.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan di Jabodetabek 5–6 Desember 2025, Bogor Berpotensi Paling Parah

Serangan Terakhir Gagal, Indonesia Tumbang

Menjelang akhir laga, Indonesia akhirnya mencatatkan tembakan tepat sasaran. Namun, eksekusi Rizky Ridho masih mampu ditepis kiper Bulgaria. Bola rebound kembali menghantam mistar—lagi-lagi dewi fortuna belum berpihak!

Tambahan waktu empat menit tak cukup bagi Garuda untuk menyamakan kedudukan. Skor 0-1 bertahan hingga peluit panjang.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak, sekaligus bahan evaluasi besar bagi Timnas Indonesia, terutama dalam hal efektivitas serangan dan penyelesaian akhir.

Meski gagal juara, performa Garuda tetap menunjukkan progres positif. Namun, di level internasional, satu momen kecil bisa jadi penentu—dan Indonesia harus membayar mahal kali ini.

Final panas, hasil pahit! Garuda harus bangkit dan menatap turnamen berikutnya dengan semangat baru. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menguak Rahasia Kognitif di Balik Proses Kreatif Manusia
Peternak Balaraja Bangga, Sapi 1,15 Ton Jadi Kurban Presiden Iduladha 2026
Revolusi atau Pseudosains? Menakar Potensi dan Kontroversi Terapi Magnet Global
Tulip: Kisah Gelembung Ekonomi Pertama Dunia
Menakar Sisa Tetes Minyak Bumi: Debat Peak Oil dan Masa Depan Energi Global
Polisi Selidiki Kematian Pria di Pasar Grogol, Diduga Dikeroyok dan Dijatuhkan
Kecelakaan Maut di Jombang, Tiga Remaja Tewas Ditabrak Truk Kabur
Mengapa Ponsel Dilarang Sementara Laptop Diizinkan dalam Penerbangan?

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:19 WIB

Menguak Rahasia Kognitif di Balik Proses Kreatif Manusia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:14 WIB

Peternak Balaraja Bangga, Sapi 1,15 Ton Jadi Kurban Presiden Iduladha 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:10 WIB

Revolusi atau Pseudosains? Menakar Potensi dan Kontroversi Terapi Magnet Global

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:15 WIB

Tulip: Kisah Gelembung Ekonomi Pertama Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:14 WIB

Menakar Sisa Tetes Minyak Bumi: Debat Peak Oil dan Masa Depan Energi Global

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menyalakan percikan ide. Para ilmuwan dan psikolog mulai mengurai misteri kreativitas, membuktikan bahwa kemampuan menciptakan sesuatu yang baru melibatkan fleksibilitas mental dan pengaturan gelombang otak yang kompleks. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menguak Rahasia Kognitif di Balik Proses Kreatif Manusia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:19 WIB

Ilustrasi, Bagaimana satu umbi bunga tulip di Belanda abad ke-17 bisa memicu salah satu gelembung ekonomi paling gila dalam sejarah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tulip: Kisah Gelembung Ekonomi Pertama Dunia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:15 WIB