Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Efek domino kebijakan biofuel global. India memangkas impor minyak sawit dan minyak kedelai sebesar 30 persen pada Juni 2026. Dok: Istimewa.

Efek domino kebijakan biofuel global. India memangkas impor minyak sawit dan minyak kedelai sebesar 30 persen pada Juni 2026. Dok: Istimewa.

NEW DELHI, POSNEWS.CO.ID – India memangkas volume impor minyak nabati nasional secara signifikan pada Juni 2026.

Lembaga Solvent Extractors’ Association of India (SEA) merilis laporan pasar terbaru minggu ini.

India hanya mengimpor 1,11 juta ton minyak nabati sepanjang bulan Juni lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka ini merosot 30 persen jika membandingkan dengan periode Juni tahun sebelumnya.

Penyempitan Diskon Minyak Sawit

Direktur Eksekutif SEA BV Mehta membeberkan pemicu utama penurunan tersebut.

Masyarakat India mengurangi konsumsi minyak sawit hingga menyentuh 4,87 juta ton.

Baca Juga :  Trump Tegaskan Tak Butuh Bantuan China Akhiri Perang Iran

Angka permintaan ini melandai dari posisi bulan Mei sebesar 5,46 juta ton.

Impor minyak kedelai juga merosot menjadi 3,8 juta ton pada Juni.

Mehta menjelaskan bahwa penurunan diskon harga minyak sawit memicu kondisi ini.

Selisih harga minyak sawit terhadap minyak kedelai menyusut di bawah US$50 per ton.

Kondisi ini menekan daya tarik komoditas sawit di mata importir India.

Efek Domino Mandat Biofuel Global

Kebijakan bahan bakar nabati dunia turut mengguncang pasar komoditas India.

Pemerintah Indonesia, Malaysia, dan AS gencar menerapkan program mandatori biofuel.

Kebijakan energi ini menyedot jutaan ton minyak nabati dari pasar pangan.

Alhasil, lonjakan harga spot global menekan kemampuan impor negara pembeli.

Baca Juga :  Ekonomi Informasi: Ketika Ketidaktahuan Mempengaruhi Pasar

Namun, akumulasi impor delapan bulan terakhir tetap menunjukkan pertumbuhan positif.

India mengimpor 103,88 juta ton minyak nabati selama periode November hingga Juni.

Capaian ini tumbuh 7 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu.

Pemasok Utama dan Diversifikasi Impor

Minyak sawit mentah (CPO) memimpin porsi impor terbesar sebanyak 49,42 juta ton.

Malaysia menyokong pasokan minyak sawit terbanyak sebesar 19,81 juta ton.

Sementara itu, Indonesia menyalurkan 19,04 juta ton minyak sawit ke India.

Argentina dan Rusia menguasai pasokan minyak kedelai serta bunga matahari.

Selain itu, India tetap mengimpor minyak olahan dari Nepal sebesar 32.000 ton.

Mehta menilai langkah ini membuktikan diversifikasi sumber pasokan minyak nabati India.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant
Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen
Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB