BERLIN, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Berlin menembak mati seorang tersangka aksi teror penabrakan pada hari Minggu.
Perburuan Pelaku dan Penembakan di Spandau
Petugas menembak mati tersangka bernama Abdul B di area Spandau.
Pelaku mengacungkan senjata tajam saat menyerang rombongan polisi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim medis langsung memberikan pertolongan darurat di lokasi kejadian.
Namun usaha tim medis gagal menyelamatkan nyawa pemuda tersebut.
Sebelumnya pelaku menabrakkan minivan ke arah kerumunan warga pada Sabtu malam.
Aksi kejam ini melenyapkan satu nyawa warga sipil.
Serangan tersebut juga mengakibatkan 29 orang mengalami luka-luka.
Pelaku melancarkan aksinya dekat lokasi perayaan Christopher Street Day.
Rekam Jejak Ekstremis dan Kritik Pemerintah
Pemerintah mengonfirmasi identitas pelaku sebagai warga Jerman keturunan Lebanon.
Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt membeberkan rekam jejak kriminal pelaku.
Pelaku memiliki catatan kejahatan radikalisme dan jaringan ekstremis Islam.
Otoritas keamanan baru melepas pelaku dari penjara remaja dua bulan lalu.
Lembaga intelijen mengategorikan pelaku sebagai individu yang sangat berbahaya.
Dobrindt menyesalkan keputusan hakim yang membebaskan pelaku sebelumnya.
Ia menilai aparat seharusnya menahan pelaku di dalam penjara.
Respons Kanselir Merz dan Tekanan Politik
Kanselir Friedrich Merz menyampaikan pidato penghormatan bagi para korban.
Merz mengajak seluruh warga Jerman bersatu melawan intimidasi teror.
“Kami akan mempertahankan kebebasan dan keterbukaan masyarakat,” tegas Merz.
Ribuan warga menggelar aksi solidaritas di Gerbang Brandenburg.
Masyarakat menyalakan lilin dan meletakkan bunga di taman Tiergarten.
Insiden ini meningkatkan tekanan politik terhadap pemerintahan Kanselir Merz.
Partai oposisi AfD gencar mengkritik kebijakan imigrasi dan keamanan pemerintah.
Publik Jerman kini mendesak pengetatan hukum terhadap kelompok radikal.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













