Iran Izinkan 10 Tanker Minyak Lintasi Selat Hormuz

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blokade dalam kedok regulasi. Garda Revolusi Iran (IRGC) memberlakukan sistem

Blokade dalam kedok regulasi. Garda Revolusi Iran (IRGC) memberlakukan sistem "pos penjagaan" di Selat Hormuz, memaksa kapal asing membayar biaya lintas menggunakan mata uang Yuan di tengah anjloknya lalu lintas maritim sebesar 90 persen. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Donald Trump mengungkapkan perkembangan positif dari meja perundingan dengan Iran pada hari Kamis. Teheran secara resmi mengizinkan 10 kapal tanker minyak berukuran besar untuk melintasi Selat Hormuz di tengah blokade militer yang masih berlangsung.

Dalam konteks ini, Trump menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bukti nyata dari keseriusan Iran dalam bernegosiasi. “Mereka mengatakan ingin menunjukkan bahwa mereka nyata dan solid,” ujar Trump dalam pertemuan kabinet di Gedung Putih.

Dari Delapan Menjadi Sepuluh Kapal

Trump merinci kronologi pemberian izin lintasan tersebut kepada para menterinya. Awalnya, pihak Iran menawarkan akses bagi delapan kapal tanker besar. Namun, jumlah tersebut akhirnya bertambah menjadi 10 kapal saat armada tersebut mencapai titik transit.

“Saya rasa mereka benar dan mereka nyata. Saya pikir kapal-kapal itu berbendera Pakistan,” tambah Trump. Langkah ini meredakan ketegangan di jalur pelayaran yang mengangkut seperlima pasokan minyak dunia tersebut. Oleh karena itu, pasar energi mulai memantau apakah izin ini akan menjadi pembuka bagi normalisasi lalu lintas maritim di wilayah Teluk.

Baca Juga :  Harta Karun Laut Dalam: Obat Super Baru atau Bencana Ekologis?

Teka-teki “Hadiah” Energi Terjawab

Pernyataan Trump ini menjawab spekulasi yang muncul pada Selasa lalu. Saat itu, ia membuat bingung para pengamat dengan mengeklaim bahwa Iran memberikan “hadiah” berupa konsesi energi yang sangat mahal kepada Amerika Serikat.

“Hadiah itu tiba hari ini dan bernilai sangat besar, senilai uang yang luar biasa banyak,” kata Trump kepada wartawan awal pekan ini tanpa merinci jenis konsesinya. Kini, terungkap bahwa hadiah tersebut adalah aliran minyak dari tanker yang terjebak blokade. Dengan demikian, Trump menggunakan momentum ini untuk menekan Teheran agar segera menyetujui penghapusan program nuklirnya secara total.

Baca Juga :  AS Sita Tanker Raksasa Venezuela, Maduro Siap Hancurkan Gigi Imperium

Tujuan Akhir: Pembukaan Selat Permanen

Meskipun menyambut baik gestur tersebut, pemerintahan Trump tetap pada tuntutan utamanya. Washington mendesak Iran untuk mengakhiri program nuklir dan membuka kembali titik sumbat maritim tersebut sepenuhnya bagi seluruh negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gedung Putih belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas pemilik kargo atau tujuan akhir dari 10 kapal tanker tersebut. Namun, kehadiran kapal berbendera Pakistan mempertegas peran Islamabad sebagai perantara kunci dalam konflik ini. Pada akhirnya, keberhasilan transisi gestur kecil ini menjadi kesepakatan damai yang luas akan menentukan nasib stabilitas ekonomi global di sisa tahun 2026.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPO Narkoba Diburu! Rendy Hermawan, Tangan Kanan “Andre The Doctor” Terendus di Malaysia
Gencatan Senjata Buntu: Trump Ulur Ultimatum Selat Hormuz
Kebakaran Hutan Riau Kian Parah, BNPB Catat 2.713 Hektare Lahan Terbakar Sejak 2026
Karyawati Pokemon Center Tewas Ditikam Penguntit di Hadapan Publik
Polisi Bongkar Peredaran Senpi Ilegal, Revolver dan Peluru Diselundupkan via Merak
Polisi Tangkap 2 WNA Liberia di Jakbar, Modus Black Dollar Kembali Terbongkar
Mutasi dan Kenaikan Pangkat TNI 2026: Pangkogabwilhan III hingga Pangdam Jaya Berganti
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jumat 27 Maret 2026: Hujan Merata, Waspada di Bekasi

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:49 WIB

DPO Narkoba Diburu! Rendy Hermawan, Tangan Kanan “Andre The Doctor” Terendus di Malaysia

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:31 WIB

Iran Izinkan 10 Tanker Minyak Lintasi Selat Hormuz

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:27 WIB

Gencatan Senjata Buntu: Trump Ulur Ultimatum Selat Hormuz

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:32 WIB

Kebakaran Hutan Riau Kian Parah, BNPB Catat 2.713 Hektare Lahan Terbakar Sejak 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:26 WIB

Karyawati Pokemon Center Tewas Ditikam Penguntit di Hadapan Publik

Berita Terbaru

Blokade dalam kedok regulasi. Garda Revolusi Iran (IRGC) memberlakukan sistem

INTERNASIONAL

Iran Izinkan 10 Tanker Minyak Lintasi Selat Hormuz

Jumat, 27 Mar 2026 - 08:31 WIB

Hitungan mundur yang tertunda. Presiden Donald Trump memperpanjang tenggat waktu pembukaan Selat Hormuz hingga 6 April 2026, sementara ribuan pasukan lintas udara Amerika Serikat mulai memasuki zona tempur. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gencatan Senjata Buntu: Trump Ulur Ultimatum Selat Hormuz

Jumat, 27 Mar 2026 - 07:27 WIB

Maut di pusat perbelanjaan. Seorang pria menikam seorang karyawati toko Pokemon di Tokyo hingga tewas sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri, mengungkap kegagalan perlindungan terhadap korban penguntitan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Karyawati Pokemon Center Tewas Ditikam Penguntit di Hadapan Publik

Jumat, 27 Mar 2026 - 06:26 WIB