Karyawati Pokemon Center Tewas Ditikam Penguntit di Hadapan Publik

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maut di pusat perbelanjaan. Seorang pria menikam seorang karyawati toko Pokemon di Tokyo hingga tewas sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri, mengungkap kegagalan perlindungan terhadap korban penguntitan. Dok: Istimewa.

Maut di pusat perbelanjaan. Seorang pria menikam seorang karyawati toko Pokemon di Tokyo hingga tewas sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri, mengungkap kegagalan perlindungan terhadap korban penguntitan. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Kawasan hiburan Ikebukuro berubah menjadi mencekam pada Kamis malam. Seorang pria melakukan aksi penikaman fatal terhadap seorang karyawati di dalam toko souvenir populer sebelum akhirnya tewas akibat luka yang ia buat sendiri.

Kepolisian Tokyo mengidentifikasi pelaku sebagai Taiki Hirokawa, seorang pria berusia 26 tahun. Korban tewas adalah Moe Harukawa (21), warga Hachioji yang bekerja paruh waktu di gerai tersebut. Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri sebelum akhirnya tim medis menyatakan mereka meninggal dunia.

Kronologi Kejadian di Lokasi Wisata Keluarga

Aksi kekerasan ini terjadi sekitar pukul 19.15 waktu setempat di Pokemon Center Mega Tokyo. Toko ini berada di dalam gedung komersial Sunshine City yang sangat luas. Rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan pelaku memasuki toko dan langsung menghampiri korban.

Baca Juga :  Suami di Bangka Jual Istri Demi Judi Online, Polisi Tetapkan Tersangka

Hirokawa menikam leher Harukawa saat korban sedang berada di balik konter toko. Setelah itu, pelaku segera menikam lehernya sendiri di titik yang sama. Polisi menemukan senjata tajam yang berlumuran darah di dekat lokasi kejadian. Senjata tersebut terbungkus kain dengan bagian bilah yang masih terlihat jelas.

Latar Belakang Penguntitan yang Tragis

Pihak kepolisian mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai hubungan antara pelaku dan korban. Sumber investigasi menyebutkan bahwa Moe Harukawa sebelumnya sudah merasa terancam oleh perilaku Hirokawa. Bahkan, korban telah berkonsultasi dengan polisi terkait masalah penguntitan (stalking) yang pelaku lakukan.

Meskipun demikian, langkah pencegahan tersebut gagal menghindari terjadinya serangan mematikan ini. Kasus ini menambah daftar panjang kegagalan perlindungan hukum bagi korban penguntitan di Jepang. Oleh karena itu, publik kini mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap penanganan laporan ancaman kekerasan personal oleh kepolisian setempat.

Baca Juga :  Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda, Kemenag Imbau Ikuti Keputusan Pemerintah

Kepanikan di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Insiden ini memicu kepanikan massal di Sunshine City yang berjarak sekitar 700 meter dari Stasiun Ikebukuro. Lokasi tersebut merupakan pusat perdagangan global yang menjual berbagai produk waralaba media Pokemon. Tempat ini sangat populer bagi keluarga dan penggemar gim dari seluruh dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sangat terkejut hal seperti ini terjadi di tempat yang banyak dikunjungi keluarga,” ujar seorang saksi mata berusia 30-an. Ia melihat puluhan petugas polisi dan penjaga keamanan berlarian di dalam fasilitas tersebut sesaat setelah kejadian. Pada akhirnya, toko tersebut segera ditutup untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif detail di balik aksi nekat pelaku di tahun 2026 ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Microsoft Israel Mundur Usai Azure Digunakan Militer
ITW Soroti Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komjen, Prestasi Dipertanyakan
Senator Filipina Desak Marcos Jr. Tolak Perintah Tangkap ICC
Sam Altman Sebut Elon Musk Terobsesi Kuasai OpenAI
Menhan Pete Hegseth Dicecar Soal Biaya Perang Iran $29 Miliar
Marty Makary Mundur dari Jabatan Kepala di Tengah Tekanan Politik
Senator Republik Ragukan Rencana Keamanan Gedung Putih
Kemlu RI Update Tragedi Kapal WNI di Malaysia: 23 Selamat, Pencarian Masih Berlanjut

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:54 WIB

Kepala Microsoft Israel Mundur Usai Azure Digunakan Militer

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:22 WIB

ITW Soroti Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komjen, Prestasi Dipertanyakan

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:49 WIB

Senator Filipina Desak Marcos Jr. Tolak Perintah Tangkap ICC

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:45 WIB

Sam Altman Sebut Elon Musk Terobsesi Kuasai OpenAI

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:41 WIB

Menhan Pete Hegseth Dicecar Soal Biaya Perang Iran $29 Miliar

Berita Terbaru

Etika teknologi di garis depan. Pimpinan Microsoft Israel resmi mengundurkan diri setelah penyelidikan internal membongkar penggunaan platform Azure oleh militer untuk penyadapan massal warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kepala Microsoft Israel Mundur Usai Azure Digunakan Militer

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:54 WIB

Konfrontasi hukum internasional. Senator Ronald

INTERNASIONAL

Senator Filipina Desak Marcos Jr. Tolak Perintah Tangkap ICC

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:49 WIB

Konfrontasi para titan. CEO OpenAI Sam Altman memberikan kesaksian panas di pengadilan, mengungkap ambisi kontrol absolut Elon Musk yang menjadi pemicu keretakan hubungan di raksasa kecerdasan buatan tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Sam Altman Sebut Elon Musk Terobsesi Kuasai OpenAI

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:45 WIB

Sidang darurat anggaran. Menteri Pertahanan Pete Hegseth menghadapi tekanan dari kedua partai terkait pembengkakan biaya perang di Iran dan dampaknya terhadap kesiapan militer AS dalam menghadapi potensi konflik global lainnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menhan Pete Hegseth Dicecar Soal Biaya Perang Iran $29 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:41 WIB